Travelling ala Backpacker Keluar Negeri, Siapa Takut?

Kini, dengan adanya promo tiket murah yang diadakan oleh maskapai penerbangan indonesia dan tren liburan dengan gaya backpacker, semakin membuka kesempatan bagi siapapun yang ingin menjelajah penjuru dunia dengan biaya yang lebih terjangkau. Backpacking sendiri memiliki makna gaya travelling dengan biaya yang relatif rendah secara mandiri tanpa ikut bergabung dengan suatu grup agen perjalanan atau tur. Backpacker juga umumnya memilih akomodasi yang murah dalam perjalanan mereka seperti dormitory atau hostel, bahkan terkadang mereka juga bergabung dalam sebuah komunitas traveller dan backpacker seperti CoachSurfing untuk bisa gratis menumpang tidur di destinasi liburan yang ingin mereka kunjungi. Di setiap kota pun biasanya terdapat pusat komunitas backpacker, seperti di Kuta Bali, Prawirotaman (Yogyakarta), atau Khao San Road (Bangkok).

Dengan ciri khas berpergian dengan membawa backpack (tas ransel) yang mudah dan praktis dibawa untuk jangka waktu panjang dengan jarak yang jauh, gaya travelling backpacker memang tidak cocok bagi semua kalangan. Hanya kalangan tertentu saja yang masih memiliki banyak waktu luang, seperti anak-anak muda yang belum terikat kewajiban kerja kantoran yang biasanya senang melakukan travelling dengan gaya backpack yang murah meriah. Hal ini juga dikarenakan gaya backpacker umumnya dilakukan dengan jangka waktu yang lama karena mengeksplorasi kehidupan masyarakat lokal di kota tujuan, dibanding hanya fokus mendatangi tempat-tempat wisata populer.

Mengapa Harus Travelling ke Luar Negeri?

Berikut daftar alasan mengapa kamu harus menyempatkan diri travelling ke luar negeri.

  1. Belajar memahami budaya dan kebiasaan warga lokal di negara tujuan. Dengan travelling ke luar negeri, kamu akan memahami bagaimana cara masyarakat lokal bergaul, bagaimana mereka beraktifitas dan melakukan kegiatan sehari-hari yang tentunya berbeda dengan kebiasaan orang Indonesia pada umumnya.
  2. Travelling ke luar negeri dapat membuat kamu memahami etos kerja negara lain, terutama negara maju yang menghargai waktu dan disiplin yang tinggi.
  3. Berkunjung ke negara maju akan semakin membuka wawasan kamu terhadap kemajuan suatu negara, sehingga dapat memicu kamu berkontribusi demi kemajuan Indonesia.
  4. Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, bangsa, dan bahasa membuat kamu bersyukur tinggal di Indonesia dengan segala keberagaman dan keunikannya.
  5. Walaupun Indonesia masih dikatakan sebagai negara berkembang, travelling ke negara lain yang lebih miskin dari Indonesia membuat kamu merasa bersyukur tinggal di Indonesia, dan pemikiran kamu akan lebih menyeluruh memandang kehidupan.
  6. Banyak orang bule yang hanya tahu Bali daripada Indonesia. Maka, dengan kamu travelling ke luar negeri, kamu pun sekaligus menjadi duta pariwisata Indonesia.
  7. Travelling ke luar negeri memberi banyak inspirasi dan ide baru.

Alasan Mengapa Gaya Travelling Backpacker Itu Asyik

Setiap orang memiliki gaya dan seleranya sendiri dalam memilih gaya travelling yang cocok. Mau ikut tur ataupun memutuskan jadi backpacker, pilih saja yang sesuai hati. Ini asyiknya kalau jalan-jalan ala backpacker.

1. Serunya persiapan menjelang liburan ala backpacker

Buat traveller yang hobinya backpackeran, tentu sudah terbiasa begadang menunggu promo tiket murah yang bisa menghemat budget liburan, karena biaya travelling yang paling menguras dompet biasanya ada di akomodasi dan transportasi. Nikmati saja proses awal travelling ala backpacker ini. Lagipula penghematan biaya transportasi bisa berguna untuk uang saku liburan selama di kota tujuan kan, travellers?

2. Banyak cerita perjalanan yang bisa dipelajari

Dengan travelling ala backpacker, kamu bisa dengan mudah berbaur dengan warga lokal, dan mau nggak mau kamu perlu berkomunikasi dengan mereka, misalnya dengan bertanya destinasi supaya kamu nggak nyasar. Efeknya? Kemampuan komunikasi kamu pun semakin mumpuni karena semakin diasah dalam setiap perjalanan. Travelling ala backpacker juga bisa membuat kamu lebih mandiri, independen, dan tidak menjadi pemalas.

3. Membiasakan diri dalam ketidakpastian

Perjalanan ala backpacker selalu penuh kejutan. Kamu bebas menentukan kemana kamu akan melangkah, tanpa dikejar waktu. Bagi backpacker pemula, mungkin awalnya perlu mempersiapkan itinenary lengkap untuk membantu memudahkan perjalanan. Namun, seiring berjalannya waktu dan pengalaman, kamu akan mulai terbiasa dalam ketidakpastian dalam perjalanan travelling kamu, bahkan hanya berbekal peta dan daftar kota yang sudah dituju sudah cukup bagi kamu. Temukan kejutan-kejutan berharga setiap perjalanan.

4. Semakin mengenal diri teman perjalanan kamu

Hal yang paling seru dari backpacker adalah menikmatinya bersama orang lain. Tidak hanya bisa menjadi teman seperjalanan, temanmu bisa menjadi orang yang paling kamu percaya saat harus berpetualang di tempat asing yang bisa jadi baru pertama kali Anda kunjungi. Dengan melakukan perjalanan backpacking bersama, kamu akan lebih mengenal diri temanmu.

Cara Hemat Travelling Ke Luar Negeri Ala Backpacker

Jalan-jalan keliling dunia jadi impian hampir semua orang. Nggak hanya membuka wawasan dan hiburan, travelling bisa menambah pengalaman dan kedewasaan dalam mengenali diri sendiri. Walaupun identik dengan biaya yang mahal, travelling ke luar negeri bisa juga lho dilakukan dengan biaya yang terjangkau ala backpacker. Berikut tips hemat travelling ke luar negeri ala backpacker.

  1. Cari tiket termurah
  2. Maraknya Low Cost Carrier, memberikan kesempatan kepada semua orang untuk mendapatkan tiket pesawat murah. Pesanlah tiket setahun sebelum keberangkatan untuk mendapatkan harga yang paling murah. Untuk kamu yang merencanakan backpacker ke Eropa, belilah tiket sekitar bulan Februari-Maret dan September-Oktober, karena biasanya saat musim panas tiket ke eropa lebih mahal dari bulan-bulan lain.

  3. Pilih tipe akomodasi hostel
  4. Hostel umumnya berupa satu kamar yang diisi beberapa tempat tidur tingkat yang bisa menampung hingga beberapa orang. Ada dua tipe kamar hostel, yang pertama tipe mix gender yang menggabungkan laki-laki dan perempuan atau tipe kedua yang diperuntukkan khusus untuk perempuan atau laki-laki saja. Pilihan lainnya, dengan menggunakan jaringan komunitas Coachsurfing, suatu komunitas traveller dunia yang para anggotanya bersedia membuka rumahnya untuk dijadikan tempat menginap secara gratis. Dan alternatif terakhir, kamu bisa memilih tidur dengan sleeping bag di bandara kota-kota tujuan, walaupun tidak semua bandara atau stasiun memperbolehkan turis untuk tidur dengan cara seperti ini. Kalau masih belum terbiasa dengan gaya backpacker seperti ketiga cara diatas, kamu juga bisa kok menginap di hotel dengan harga murah, syaratnya datang saja ke destinasi liburan saat musim low season, biasanya di musim ini, hotel memangkas biaya penginapannya dibanding saat peak season. Kamu bisa cek di website booking.com.

  5. Manfaatkan fasilitas loker gratis
  6. Di beberapa negara tersedia fasilitas loker gratis di bandara, maka dengan begitu kamu bisa menitipkan tas kamu tanpa perlu mengeluarkan dan menikmati perjalanan travelling dengan leluasa tanpa perlu membawa beban berat tas punggung kamu. Jangan ragu untuk mengeksplorasi sebuah kota dan berinteraksi dengan warga lokal, datanglah ke pasar-pasar tradisional di kota yang kamu kunjungi atau habiskan sore harimu di kafe di sudut kota tersebut memandang kesibukan orang lokal yang sedang lalu lalang. Untuk mengetahui tempat-tempat menarik di kota tujuan, biasanya di bandara disediakan peta atau travel guide.

Tips Persiapan Sebelum Liburan ala Backpacker ke Luar Negeri

Backpacker bisa diartikan orang yang selalu memakai tas punggung/ransel (backpack), atau lebih tepatnya, backpacker adalah orang-orang yang menikmati liburan, jalan-jalan dan traveling dengan menggunakan tas punggung, dengan biaya yang rendah dan mau susah demi pengalaman liburan yang berbeda. Nah, kalau sudah punya rencana liburan ke luar negeri dan mau tahu mau backpackeran kemana, hal selanjutnya yang wajib dilakukan backpacker adalah mempersiapkan hal-hal berikut.

1. Bawa uang tunai secukupnya serta kartu ATM/kartu kredit

Tidak perlu membawa uang tunai secara berlebihan, apalagi jika perjalanan ala backpacker kamu sudah dilengkapi dengan daftar perjalanan (itinenary). Sebaiknya kamu membawa dana senilai kebutuhan kamu saat kedatangan di kota tujuan, karena umumnya di luar negeri pembayaran memakai kartu kredit. Kartu ATM sendiri memiliki fungsi untuk mendapatkan uang dengan nilai tukar yang lebih stabil di negara tujuan. Kamu pun perlu menginformasikan kepada bank tempat kamu membuka rekening, agar jika terjadi transaksi kartu kredit di luar negeri, bank tidak curiga dan memblokirnya. Persiapkan dana cadangan di tempat terpisah untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Bawa dokumen cadangan paspor dan kartu bank

Travelling ke negara orang harus tetap waspada. Apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan seperti kehilangan paspor atau dokumen penting lainnya, kamu harus sudah mempersiapkan copy atau hasil scan dokumen-dokumen tersebut dari negara asal. Dengan begitu, kamu bisa mempercepat proses pelaporan dokumen yang hilang serta menggantinya dengan dokumen baru. Dokumen-dokumen yang harus dibawa yaitu Passport, Visa, NPWP, KTP. Bawa saja salinan atau fotokopi semua dokumen ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Segera reservasi hotel di negara tujuan liburan

Berlibur dengan gaya backpacker memang memberikan kebebasan pada traveller untuk mengatur rencana perjalanannya sendiri, termasuk memilih tempat akomodasi. Namun, bukan berarti melupakan kenyamanan perjalanan di negara tujuan saat kedatangan. Sebaiknya, kamu sudah membuat reservasi hotel untuk beberapa hari pertama di negara tujuan, sehingga kamu tidak perlu lagi dipusingkan soal akomodasi. Untuk menghemat akomodasi, Anda dapat membeli voucher hotel di situs-situs direktori hotel yang sering memberikan penawaran menarik. Dengan voucher maupun promo yang sedang digelar, Anda bisa menghemat hingga 70% dibanding check-in langsung di hotel. Situs-situs seperti ini biasanya menjual voucher untuk hotel di Bali, hotel di Lombok sampai mancanegara. Dengan cara ini Anda bisa mendapatkan akomodasi yang lebih nyaman dengan budget minimal.

Jangan lupa tersedia promo dan diskon last minute dari maskapai populer Indonesia: Lion Air, Garuda Indonesia, AirAsia, Sriwijaya, Citilink, Wings Air, Batik Air.
4. Siapkan visa sebagai ijin masuk ke suatu negara

Kamu memang tidak membutuhkan visa kalau hanya berkunjung ke Singapura, Malaysia atau Thailand. Tapi beberapa negara di Asia mewajibkan adanya visa dari traveler Indonesia. Cari tahu, apakah negara yang kamu tuju mewajibkan kamu memiliki visa resmi dari kedutaan (yang harus di urus di kantor kedutaan negara bersangkutan) atau memakai visa on arrival (yang bisa di urus di bandara, di negara yang anda kunjungi). Jangan sampai rencana liburan kamu berantakan karena kamu lupa mengurus visa dan tidak diizinkan naik pesawat. Kalaupun kamu diperbolehkan naik pesawat, kamu pasti tidak akan lolos di imigrasi negara tujuan kamu dan harus mencari tiket pesawat untuk pulang.

5.Beli asuransi perjalanan

Saat liburan ke luar negeri, sebaiknya kamu membeli asuransi perjalanan, karena tidak semua asuransi pribadi bisa digunakan di luar negeri lho! Dengan menggunakan asuransi perjalanan, setidaknya kamu tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk berobat jika kamu tiba-tiba terserang penyakit atau mengalami kecelakaan saat berada di sana.

6. Bergabung dengan komunitas backpacker

Komunitas ini sudah banyak menunjukkan eksistensinya. Bagi kamu yang masih pemula, kamu bisa mendapatkan banyak cerita dan pengalaman dari para backpacker senior, termasuk rekomendasi tempat, hotel murah dan apa saja yang harus dipersiapkan. Beberapa komunitas backpacker seperti Coachsurfing atau Backpacker Dunia sangat terbuka bagi traveller yang ingin bergabung dengan komunitas ini dan mengetahui tips dan trik liburan ke luar negeri dengan gaya backpacker.

7. Ketahui kondisi tempat tujuan

Setelah memilih negara dan kota tujuan backpacking, penting bagi Anda untuk mengetahui kondisi alam dan lingkungan tempat tujuan kamu. Apakah di sana sedang musim panas, musim dingin atau sedang sering turun hujan. Anda bisa mempersiapkan pakaian atau kebutuhan lain secara tepat. Cari juga info mengenai keamanan, jalur transportasi, lokasi-lokasi wisata, tempat menginap, event, dan akomodasi selama disana. Jangan ragu untuk mencari tahu segala informasi melalui internet, buku, majalah, atau cerita perjalanan orang yang sudah kesana. Hemat akomodasi, Anda dapat membeli voucher hotel dan promo dengan penawaran menarik, salah satunya adalah di Ticktab.com seperti promo di hotel di Bali, hingga mancanegara.

8. Jangan membawa barang yang tidak diperlukan

Pastikan jumlah pakaian yang akan dibawa, barang elektronik yang tidak perlu, seperti laptop, HP atau tas lebih dari satu. Cukup membawa mp3 atau ipod , kamera saku, dan tas kecil sebagai tempat dokumen. Jangan menambah beban perjalanan Anda. Usahakan juga di tempat tujuan tidak membeli cinderamata berlebihan yang menambah beban tas punggung kamu.

Destinasi Wisata Menarik Yang Wajib Dikunjungi Backpacker

Destinasi terbaik bagi para backpacker adalah kota dengan tingkat keramahan yang tinggi. Hindari negara atau kota-kota yang rawan perang dan kriminalitas. Berikut daftar beberapa negara dan kota di dunia yang dapat menjadi tempat tujuan wisata murah namun tetap asyik untuk dikunjungi, khususnya oleh para backpacker.

Turki

Turki merupakan negara yang banyak dibidik oleh backpacker karena memiliki nilai wisata budaya yang sangat tinggi, namun tetap terjangkau dari segi biaya. Secara geografis, Turki terletak diantara Asia dan Eropa sehingga negara ini memiliki penduduk dengan kultur budaya yang berbeda berada di dalam satu tempat. Kamu bisa menikmati campuran budaya unik antara barat dan timur, lanskap kota yang sangat keren, serta festival budaya yang diadakan rutin di ibukota Turki, yaitu Istanbul. Kunjungi juga reruntuhan kota kuno Troy, museum Hagia Sophia, Gereja Chora, dan pasar makanan Grand Bazaar saat liburan ke turki. Biaya visa ke Turki berkisar dari $60 USD dengan harga tiket PP di kisaran $900 hingga $1500 USD. Untuk biaya akomodasi mulai dari $30 hingga $100 per malam.

Nepal

Nepal menyimpan segudang objek wisata alam yang luar biasa bagusnya. Salah satu gunung tertinggi di dunia yang bernama Mount Everest terletak di Nepal. Nah, Nepal ini menjadi salah satu jalur bagi para pendaki untuk menuju ke puncaknya. Selain menghadirkan wisata budaya dan keindahan alamnya, di Kathmandu, kamu juga bisa menemukan beberapa objek candi peninggalan Hindu/Budha yang diantaranya seperti candi Pashupatinath, Budhanilkantha, dan Manakamana. Selain Kathmandu, kamu juga bisa pergi ke beberapa tempat menarik lainnya yang ada di Nepal seperti Pokhara, Sauhara, Nagarkot, Patan, Lumbini dan Dhulikel.

Peru

Backpacker dunia kerap membidik Peru sebagai salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat travelling ke luar negeri. Keindahan hutan hujan, reruntuhan kota kuno yang fantastis, dan pemandangan yang menakjuban akan mendorong siapapun yang tertarik menikmati wisata alam sekaligus sejarah dunia. Peru memiliki topografi perbukitan dengan pemandangan alam yang menakjubkan. Negara ini beriklim dingin karena berada di dataran tinggi. Lima, sebagai ibukota Peru adalah tempat terbaik untuk memulai perjalananmu. Siapkan peta lokal, sepatu hiking, dan belajarlah sedikit bahasa Spanyol. Harga tiket pesawat ke Peru mulai dari $2300 USD dengan harga penginapan berada di kisaran $90 USD.

Thailand

Thailand adalah tempat yang tepat namun dengan budget minim. Makanan-makanan di Thailand cukup murah dan sangat lezat. Di Thailand, kamu dapat membelinya hanya dengan $20 USD per hari untuk akomodasi dan makanan. Pantai yang indah, makanan lezat, budaya yang menarik dan kehidupan malam yang semarak membuat Thailand salah satu negara terbaik untuk anda yang senang melakukan backpacking.

India

India merupakan salah satu destinasi wisata luar negeri yang murah yang bisa kalian tuju nih. Selain biaya akomodasi penginapan, makanan dan juga tiket masuk lokasi wisata yang murah, negara India juga kaya akan budaya. Beberapa objek wisata yang terdapat di India di antaranya seperti Taj Mahal, Harmandir Sahib, Benteng Amber, Benteng Mehrangarh, Akshardham, Kuil Jain Ranakpur, Benteng Agra, Kompleks Monumen Khajuraho, Menara Qutub, Istana Kota Udaipur dan lain sebagainya.

Kamboja

Negara tujuan wisata berikutnya adalah Kamboja. Negara ini kerap dilirik oleh backpacker sebagai destinasi wisata murah. Bayangkan saja, ditempat ini bahkan masih ada penginapan yang dibanderol dengan harga 30 ribu rupiah saja semalam. Kamboja memiliki beberapa lokasi wisata yang cukup terkenal di dunia, diantaranya Istana Kerajaan Phnom Phen, Museum Genosida Tuol Sleng, Choeung Ek, Angkor Wat dan Silver Pagoda.

Vietnam

Negara yang memiliki ibukota bernama Hanoi ini merupakan negara tujuan wisata yang juga tak kalah murah dengan beberapa negara di Asia lainnya. Beberapa lokasi wisata di Vietnam yang paling digemari oleh turis dan backpacker diantaranya seperti Ho Chi Minh Musoleum, Hoan Kiem Lake, Terowongan Cu Chi, War Remnants Museum dan Vietnam Museum of Ethnology.

Sudah siap menjadi backpacker, travellers? Untuk melihat berapa kisaran harga tiket pesawat, kamu bisa cek di Tiket2.com ya!