Tips Travelling Nyaman Bersama Anak-Anak Dengan Maskapai Penerbangan Indonesia

Liburan dengan moda transportasi pesawat terbang dapat menjadi sebuah pengalaman baru bagi buah hati Anda. Namun, bila Anda tidak mempersiapkan dengan matang, liburan dengan anak-anak berpotensi menjadi tidak menyenangkan dan penumpang lain dalam pesawat merasa terganggu jika anak Anda menjadi rewel saat penerbangan. Perhatikan informasi dan tips-tips berikut ini agar agenda perjalanan liburan dengan anak-anak berubah menjadi pengalaman yang menyenangkan, mulai dari persiapan booking tiket pesawat, hingga tips agar anak-anak Anda tenang dan nyaman selama berada di pesawat. Simak juga ketentuan penerbangan bagi anak-anak dari tiap maskapai utama di Indonesia.

Persiapan Sebelum Keberangkatan

1. Menentukan jadwal dan tujuan liburan

Tentukan jadwal liburan Anda dari sekarang, investasikan waktu Anda untuk menyiapkan perjalanan liburan Anda dengan baik agar liburan dengan anak-anak menjadi lebih menyenangkan. Sebaiknya Anda menyiapkan perjalanan liburan dengan anak-anak Anda dari jauh-jauh hari, sehingga Anda tidak perlu terburu-buru dalam melakukan booking tiket pesawat, reservasi hotel, menentukan destinasi wisata, dan menyusun rencana perjalanan Anda bersama sang buah hati tercinta. Pilihan destinasi wisata dapat disesuaikan dengan hobi anak Anda, misalnya bila senang bermain di alam terbuka, Anda bisa merencanakan liburan ke kebun binatang atau pantai. Selain menyenangkan dan menambah pengetahuan bagi anak-anak, memilih destinasi wisata kebun binatang dan pantai dapat mendorong buah hati Anda untuk mengeksplorasi hal-hal baru yang belum pernah dijumpainya.

2. Perhatikan lama perjalanan

Pertimbangkan lama perjalanan untuk mencapai destinasi wisata yang ingin dikunjungi dan daftar rencana perjalanan Anda. Jika perjalanan Anda dengan sang buah hati memakan waktu cukup lama dalam pesawat terbang, tentunya Anda harus mempersiapkan perlengkapan dan barang bawaan yang membantu anak Anda agar tetap merasa nyaman selama perjalanan, seperti menggunakan pakaian yang nyaman, membawa mainan anak Anda agar tidak menjadi rewel ketika mereka merasa bosan, dan tidak lupa menyediakan cadangan makanan kesukaan anak Anda dengan cukup. Kemudian, perhatikan juga daftar rencana perjalanan yang telah Anda buat, jangan sampai anak-anak kelelahan hanya karena rencana perjalanan yang Anda buat terlalu padat. Cek jarak tempat wisata atau lokasi, agar anak Anda tidak bosan dalam perjalanan.

3. Persiapkan dokumen perjalanan

Bila rencana liburan Anda ditujukan untuk destinasi wisata domestik, Anda tidak perlu melengkapi dokumen perjalanan Anda dengan paspor dan visa. Namun, jika rencana liburan Anda ditujukan untuk destinasi wisata dengan tujuan internasional, sebaiknya persiapkan dokumen paspor dan visa untuk Anda dan si Kecil sejak jauh hari. Setiap anak wajib memiliki paspor dan visa (jika diperlukan) walaupun belum memiliki KTP sendiri. Paspor anak-anak dapat didaftarkan dengan nama orangtuanya. Mengurus paspor tidaklah sulit, hanya dengan menyiapkan dana sekitar Rp 360.000 (biaya pembuatan paspor dan administrasi bank), Anda dan sang buah hati tercinta sudah bisa memiliki paspornya sendiri dengan waktu pembuatan kurang lebih 1 (satu) minggu.

4. Perhatikan ketentuan travelling bagi anak-anak

Bila berpergian ke negara lain, anak-anak wajib didampingi oleh salah satu atau kedua orangtuanya, baik untuk kepentingan liburan ataupun sekolah. Semua anak-anak juga memerlukan visa untuk masuk ke negara-negara yang mewajibkan warga negara lain untuk melampirkan visa dalam paspornya. Dewasa atau anak-anak, setiap mengajukan aplikasi visa, pemohon diwajibkan untuk membayar biaya aplikasi visa yang harganya berbeda-beda bagi setiap negara. Perlu diperhatikan juga, setiap pemohon visa harus memiliki jadwal wawancara sendiri, maka orangtua dan anak tidak dapat menggabungkan jadwal wawancara aplikasi visa menjadi satu jadwal perjanjian. Dokumen yang harus dipersiapkan untuk mengajukan visa bagi buah hati Anda adalah paspor anak, aplikasi visa yang telah diisi lengkap, tanda bukti pembayaran visa, foto (minimal foto yang diambil 6 bulan terakhir), dan akte lahir anak Anda.

Barang-barang yang harus dibawa saat liburan dengan anak-anak :

  • Pakaian yang membuat anak Anda nyaman selama penerbangan. Anda boleh membawakan anak Anda piyama dan selimut kesukaannya jika perjalanan liburan Anda termasuk perjalanan jauh dengan destinasi wisata internasional.
  • Jaket hangat untuk mengurangi udara dingin di pesawat.
  • Pakaian dan bawahan ekstra (jika anak Anda masih menggunakan popok).
  • Handbag khusus untuk menaruh pakaian, popok, dan keperluan lain bagi bayi/anak Anda.
  • Bekal makanan dan minuman yang cukup untuk menemani penerbangan. Citilink juga menyediakan makanan, minuman panas, serta hiburan dalam pesawat jika Anda ingin menambah porsi makanan selama penerbangan.
  • Kain gendongan atau kereta dorong anak-anak (stoller). Cari tahu tentang peraturan kereta bayi (stroller) bagi tiap maskapai. Ada maskapai yang mengizinkan membawa stroller ke kabin, ada yang menggolongkan stroller sebagai bagasi.
  • Mainan dan boneka kesukaan anak-anak, buku mewarnai, atau gadget yang telah dilengkapi dengan berbagai mainan seru dan edukatif untuk anak-anak Anda.
  • Siapkan ear plug untuk mengurangi tekanan udara di kabin.
  • Obat-obatan dan vitamin sesuai dengan kebutuhan Anda dan sang buah hati.
  • Sepatu dan kaus kaki, selimut kecil, topi, tabir surya.
  • Bagi yang membawa bayi saat liburan, bawalah celemek makan, botol minum, satu set peralatan makan, dan sabun pencuci alat makan agar tidak tercecer saat bayi ingin makan.

Saat Pemesanan Tiket

Berapa usia aman bagi anak-anak untuk naik pesawat?

Maskapai Penerbangan umumnya memiliki kebijakan khusus bagi anak-anak yang berusia di bawah dua tahun. Khusus untuk bayi, ketentuan tiap maskapai bisa berbeda-beda, ada yang minimum usia 2 hari, ada yang minimum usia 14 hari. Maskapai biasanya akan meminta Surat Keterangan Medis dari dokter yang menyatakan bahwa bayi cukup sehat untuk terbang. Bayi berusia di bawah 2 minggu memiliki risiko lebih besar. Dalam usia dini ini, daya tahan bayi masih sangat lemah dan karenanya rentan untuk terjangkit penyakit seperti batuk atau flu dari orang sekitar di ruang kabin pesawat nanti. Maka, usia minimum 3 bulan dianggap usia yang paling aman untuk bayi naik pesawat. Saat mencapai usia ini, daya tahan bayi sudah lebih kuat juga dalam menghadapi perubahan suhu udara.

Kebijakan tiket bagi anak-anak tiap maskapai

1. Ketentuan anak-anak naik pesawat Lion Air, Wings Air, Batik Air, Malindo Air :

Usia anak-anak :

  • Bayi berusia kurang dari 2 tahun (24 bulan) pada saat penerbangan.
  • Maskapai berhak tidak mengangkut bayi yang usianya kurang dari 2 (dua) hari.
  • Bayi berusia antara 3 (tiga) dan 7 (tujuh) hari harus memiliki Surat Keterangan Medis (terbit setidaknya 72 jam sebelum jam keberangkatan) dari dokter yang menyatakan bayi dalam keadaan sehat untuk perjalanan udara.
  • Orang tua bayi harus menandatangani Formulir Ganti Rugi yang membebaskan maskapai dari pertanggungjawaban sekiranya terjadi apa-apa dengan bayi selama penerbangan.
  • Lion Air tidak menyediakan kursi yang disediakan khusus untuk bayi.
  • Anak-anak diklasifikasikan sebagai umur 2-12 tahun dan tidak boleh terbang tanpa orang dewasa.
  • Anak-anak di atas usia 2 tahun dikenakan tarif yang sama dengan penumpang dewasa.

Tarif bayi : Sekitar 20% dari tarif dewasa.
Bagasi bayi : Tidak ada.

2. Ketentuan anak-anak naik pesawat Sriwijaya Air, Nam Air :

Usia anak-anak :

  • Untuk usia kehamilan di atas 28 minggu, penumpang diwajibkan menyertakan surat keterangan medis yang menyatakan bahwa penumpang fit secara medis untuk melakukan penerbangan. Penumpang juga akan diminta mengisi formulir pertanggungan resiko Form of Indemnity (FOI).
  • Bayi di bawah usia 2 hari tidak diperkenankan dalam penerbangan, sedangkan bayi usia antara 3 sampai 7 hari harus disertai dengan surat keterangan medis yang menyatakan bahwa bayi tersebut fit secara medis untuk melakukan penerbangan. Surat keterangan medis tersebut diterbitkan setidaknya 72 jam sebelum jam keberangkatan.
  • Kategori bayi adalah di bawah 2 tahun dan orang tua bayi harus menandatangani formulir pertanggungan resiko (FOI).
  • Lingkar pinggang bayi tidak boleh melebihi 40 cm dan kepala bayi tidak lebih tinggi dari hidung bawah pemangku.
  • Anak-anak di atas usia 2 tahun dikenakan tarif yang sama dengan penumpang dewasa. Usia anak-anak adalah 2-12 tahun.

Tarif bayi : Sekitar 10% dari tarif dewasa.
Bagasi bayi : Tidak ada.

3. Ketentuan anak-anak naik pesawat Garuda Indonesia :

Usia anak-anak :

  • Bayi berusia di bawah 2 tahun (24 bulan) saat penerbangan.
  • Bayi berusia di bawah 7 hari setelah dilahirkan tidak direkomendasikan untuk melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang Garuda Indonesia. Bayi prematur dapat terbang dengan melengkapi Medical Information (MEDIF) dan laporkan kondisi tersebut pada petugas darat.
  • Bayi harus disertai dengan seorang pendamping dewasa yang memangku bayi tersebut.
  • Pendamping tersebut harus bepergian pada penerbangan yang sama, di kelas yang sama, dan untuk tujuan yang sama dengan bayi.
  • Satu bayi wajib didampingi oleh satu penumpang dewasa yang mengambil tanggung jawab penuh atas bayi.
  • Bayi dapat menggunakan fasilitas Baby Basinet yang disediakan oleh Garuda di dalam pesawat (selama masih tersedia), namun pada saat lepas landas, mendarat dan kondisi turbulensi, bayi wajib dipangku.
  • Awak kabin akan membantu penggunaan sabuk pengaman khusus bagi bayi. Selain itu juga disediakan pelampung khusus bagi bayi yang akan dikumpulkan kembali setelah mendarat. Pelampung tersebut hanya digunakan pada saat kondisi darurat.

Tarif bayi: Sekitar 20% dari tarif dewasa.
Bagasi bayi: gratis 10 kg.
Stroller di kabin: Tidak diizinkan.

4. Ketentuan anak-anak naik pesawat Citilink :

Usia anak-anak :

  • Bayi berusia di bawah 2 tahun (24 bulan) saat penerbangan.
  • Bayi harus dipangku penumpang dewasa, satu orang dewasa hanya boleh membawa satu bayi.

Tarif bayi : Sekitar 20% dari tarif dewasa.
Bagasi bayi : Tidak ada.
Stroller di kabin : Tidak diizinkan.

5. Ketentuan anak-anak naik pesawat Air Asia :

Usia anak-anak :

Jangan lupa tersedia promo dan diskon last minute dari maskapai populer Indonesia: Lion Air, Garuda Indonesia, AirAsia, Sriwijaya, Citilink, Wings Air, Batik Air.
  • Bayi berusia di bawah 2 tahun (24 bulan) saat penerbangan.
  • Bayi harus dipangku penumpang dewasa, satu orang dewasa hanya boleh membawa satu bayi.

Tarif bayi : Rp 150.000
Bagasi bayi : Tidak ada.
Stroller di kabin: Tidak diizinkan.

6. Ketentuan anak-anak naik pesawat Tiger Airways

Usia anak-anak :

  • Bayi berusia kurang dari 7 (tujuh) hari tidak diizinkan ikut dalam penerbangan.
  • Bayi harus dipangku penumpang dewasa (berusia 18 tahun atau lebih), satu orang dewasa hanya boleh membawa satu bayi.
  • Anak-anak di atas usia 2 tahun diharuskan memiliki konfirmasi booking dan tempat duduk terpisah sendiri seperti layaknya orang dewasa.

Tarif bayi : Rp 150.000. Jika ingin book tempat duduk sendiri untuk bayi, maka dikenakan tarif tiket dewasa.
Bagasi bayi : Tidak ada.
Stroller dan kursi bayi di kabin: Tidak diizinkan.

7. Ketentuan anak-anak naik pesawat Express Air

Usia anak-anak :

  • Bayi berusia kurang dari 7 (tujuh) hari tidak diizinkan ikut dalam penerbangan.
  • Bayi harus dipangku penumpang dewasa (berusia 18 tahun atau lebih), satu orang dewasa hanya boleh membawa satu bayi.

Tarif bayi : Rp 150.000.
Bagasi bayi : Tidak ada.

8. Ketentuan bayi naik pesawat Kalstar Aviation

Usia anak-anak :

  • Anak-anak dikategorikan sebagai usia 2-12 tahun.

Tarif bayi : Rp 50.000 – Rp 200.000 tergantung rute penerbangan.
Bagasi bayi : Tidak ada.

Manfaatkan promo tiket murah

Berlibur adalah salah satu cara yang dapat Anda lakukan ketika Anda sudah memasuki musim liburan dan melepaskan segala penat bekerja di ibukota. Dengan liburan, Anda akan semakin fresh, tidak akan merasa penat dan stress akibat pekerjaan yang sangat menguras tenaga. Salah satu sarana transportasi yang banyak diminati ketika perjalanan jauh adalah pesawat yang dapat membawa Anda sampai lebih cepat ke destinasi wisata yang dituju. Moda pesawat terbang kini semakin diminati dengan banyaknya promo tiket pesawat murah, seperti yang ditawarkan oleh beragam maskapai penerbangan, seperti Garuda Indonesia, Citilink dan Air Asia. Untuk mengetahui promo dari maskapai penerbangan, daftarkan e-mail Anda ke situs-situs pemesanan tiket online, seperti Tiket2.com yang memberikan informasi terbaru mengenai promo tiket murah ke alamat e-mail yang Anda daftarkan. Harga tiket murah bisa juga Anda dapatkan dengan memilih jadwal penerbangan saat pagi atau malam hari yang tidak banyak diminati oleh penumpang pesawat.

Ketahui kapasitas bagasi Anda

Setiap penumpang pesawat yang memesan kursi memiliki jatah kuota bagasi masing-masing. Ketahui berapa berat bagasi yang disediakan oleh maskapai penerbangan, dan biaya yang dikenakan jika barang bawaan Anda selama travelling lebih berat dari kuota bagasi yang diberikan. Umumnya, maskapai penerbangan juga memiliki ketentuan terhadap barang cair atau gel yang dapat dibawa oleh setiap penumpang. Khusus untuk penumpang yang membawa anak-anak/bayi, usahakan membawa makanan bayi, susu formula, dan ASI secukupnya agar tidak melanggar batas cairan yang dapat dibawa saat penerbangan, sehingga Anda tidak perlu panik untuk mengepak ulang saat di bandara.

bagasi

sumber: Tumblr.com

Persiapan Saat Keberangkatan di Bandara

1. Datang lebih awal

Buat awal perjalanan liburan dengan anak Anda terasa nyaman. Datanglah ke bandara sekitar 2 atau 3 jam sebelum keberangkatan, agar Anda dan sang buah hati tidak perlu terburu-buru untuk mengejar penerbangan dan melakukan check-in. Pastikan Anda telah mencetak boarding pass seminggu sebelum keberangkatan, dan menaruhnya di dompet khusus agar tiket, paspor, dan kartu identitas Anda dan sang buah hati tidak tercecer dan mudah diambil saat proses pengecekan dokumen di bandara. Dalam kabin pesawat Anda dilarang membawa tempat air dan makanan lebih dari 100 ml, maka cek barang bawaan Anda sejak dari rumah, agar tidak perlu repot merapikan bawaan di bandara.

2. Proses check-in

Beberapa maskapai penerbangan ternama di Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Nam Air memiliki proses check-in yang dapat dilakukan minimal 2 jam dan maksimal antara 30 menit sebelum keberangkatan. Bila Anda datang lebih dari 30 menit, maka kursi yang Anda pesan di pesawat akan hangus, dan tidak ada pengembalian dana bagi penumpang yang terlambat check-in. Khusus untuk Garuda Indonesia, check-in maksimal 1 jam sebelum keberangkatan pesawat, bahkan kini mereka melengkapi armadanya dengan fasilitas City Check-In, Phone Check-In, dan Web Check-In untuk memberikan kemudahan kepada penumpangnya. Anda juga dapat menghemat waktu untuk proses mengantri saat check-in apabila menggunakan maskapai penerbangan Air Asia yang telah melengkapi teknologinya dengan konter Self Check-In. Bila ingin melakukan check-in dengan manual, siapkan tiket pesawat dan identitas diri seperti pasport atau KTP saat proses check-in sesuai dengan maskapai penerbangan Anda. Setelah proses check-in selesai, maka Anda akan mendapatkan selembar boarding pass (tiket untuk masuk ke dalam pesawat) yang menunjukkan nomor kursi dan gerbang (gate) keberangkatan. Dengan tepat waktu, Anda akan menghemat energi dan membuat anak Anda tidak merasa stres yang memancing sifat rewel anak-anak karena terburu-buru.

3. Penyerahan bagasi

Letakkan bagasi di tas timbangan yang berada di sebelah petugas. Kemudian, petugas akan memberikan label pada tas Anda, serta bukti nomor tas yang masuk ke bagasi pesawat. Simpan bukti nomor pesawat ini, untuk mengambil koper/tas Anda di bandara kota tujuan. Setelah proses check-in dan penyerahan bagasi, maka Anda dan sang buah tercinta sudah bisa masuk ke dalam boarding room dengan tenang. Sambil menunggu penerbangan, tanyakan kepada buah hati Anda, apakah ingin ke toilet terlebih dahulu supaya tidak rewel saat penerbangan di dalam pesawat.

Tips melakukan penerbangan dengan anak-anak :

  • Perubahan tekanan udara dapat menyebabkan gangguan perut pada bayi/anak, pastikan Anda membawa popok lebih banyak.
  • Bawalah minuman dengan cukup selama penerbangan sehingga dapat membantu mengurangi dampak perubahan tekanan udara bagi anak-anak.
  • Jika membawa bayi, bawalah kain gendongan (baby sling), karena kereta dorong (stoller) untuk anak-anak akan dimasukkan ke dalam bagasi.
  • Saat pesawat lepas landas ataupun mendarat, usahakan anak Anda telah makan nasi atau menghisap permen yang manis untuk mengurangi sakit telinga selama dalam pesawat karena adanya tekanan udara di kabin.
  • Pilih makanan ringan yang tidak lengket, dan sebaiknya bawa minuman dalam kemasan botol yang dapat ditutup kembali agar tidak tercecer.
  • Usahakan untuk menyusui bayi atau memastikan anak-anak Anda sudah makan saat lepas landas dan mendarat untuk mencegah anak-anak mengalami kesakitan telinga akibat perubahan tekanan udara.
  • Lengkapi anak Anda dengan baju hangat, kaos kaki, penutup kepala dan sarung tangan karena suhu di kabin cukup dingin.

Pengetahuan dan informasi yang lengkap menjadi bekal yang baik untuk mempersiapkan perjalanan liburan bersama anak-anak menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Last, but not least, jangan lupa berdoa agar perjalanan liburan Anda lancar tanpa hambatan. Selamat liburan bersama keluarga ya, travellers!

Related Post