See The Real Indonesia!

Hai, kami adalah Indoneo! – Profesional muda yang sangat antusias dalam bidang Tour & Adventure dari kota Yogyakarta yang indah.

Dengan pengetahuan lokal kami yang sangat dalam, pemandu wisata ramah dan ratusan tempat yang bisa dikunjungi menjadikan Anda tidak akan pernah kekurangan pilihan untuk berwisata. Bersama kami melihat pulau-pulau tropis, pantai yang masih alami, ombak, gunung berapi, satwa liar, mengunjungi masyarakat dengan budaya yang unik, dan mencicipi berbagai masakan yang nikmat. Kami akan memberikan Anda pengalaman perjalanan terbaik dalam hidup Anda – karena Anda adalah prioritas kami!

INDONEO.COM PAKET WISATA DAPATKAN QUOTE GRATIS

HARGA KOMPETITIF   –   GRUP BESAR DISKON   –   PAKET WISATA UNIK   –   TOUR CUSTOM

Serunya Travelling Bersama Orangtua

Waktu kecil atau remaja, orangtua seringkali mengajak anak-anaknya untuk berlibur ke suatu destinasi wisata, namun ketika sudah dewasa, kebanyakan yang terjadi adalah kurangnya waktu dan pikiran untuk mengajak orangtua liburan karena merasa sibuk beraktifitas dengan teman atau pasangan. Hal ini juga seringkali dikarenakan adanya perbedaan selera dan aktifitas liburan yang bisa jadi menyulut pertengkaran dan mood yang buruk selama perjalanan. Tapi, menyenangkan orangtua sesekali nggak ada salahnya lho travellers, siapa tahu, hubungan renggang karena kesibukan harian bisa semakin erat. Apalagi kalau ingat waktu kecil kamu seringkali diajak jalan-jalan sama orangtua, ibaratkan saja sebagai balas budi menyenangkan orangtua. Lagipula, travelling nggak hanya cocok buat yang berumur muda saja, lho. Selama kondisi masih memungkinkan, usia senja pun tidak menjadi halangan untuk travelling berpetualang mendapatkan pengalaman yang baru dan seru.

“Ini adalah sebuah keseimbangan yang bermanfaat untuk mempertahankan rasa hormat anda kepada orangtua,” tutur seorang blogger wisata dari situs thetravellingmam.ca, Claudia Laroye.

Lantas, apa aja sih yang harus diperhatikan dan dipersiapkan untuk aktifitas travelling bersama orangtua? Simak ya, travellers!

1. Rencanakan liburan dan lakukan riset destinasi liburan bersama orangtua

Orangtua memerlukan perhatian khusus saat travelling. Tubuh yang tidak lagi sebugar dengan tubuhmu, sebaiknya menjadi perhatian utama kamu saat travelling dengan orangtua. Diskusikan destinasi dan aktifitas liburan kamu bersama orangtua, dengan begitu opini bersama tentu akan menghasilkan rencana liburanyang matang. Lalu, lakukan riset kecil tentang transportasi dan kondisi jalan tempat liburan yang kamu tuju. Jika orangtua kamu membutuhkan kursi roda dalam melakukan perjalanan, pastikan di sekitar tempat liburan kamu memiliki sarana yang bagus untuk hal tersebut. Apabila memungkinkan, sebaiknya kamu pilih sewa mobil sekaligus supir yang sudah mengetahui kondisi kota lokal yang kamu kunjungi, selain hemat waktu, biasanya supir lokal lebih paham destinasi-destinasi menarik yang bisa dikunjungi atau alternatif lainnya kamu bisa memilih ikut dengan grup travelling bersama travel leader yang akan memandu dan membantumu selama perjalanan.

2. Lindungi dirimu dan orangtua dengan asuransi perjalanan

Claudia Laroye menuturkan bahwa hal utama yang diperhatikan saat liburan dengan orangtua adalah tingkat mobilitas dan kesehatan orang tua. Maka, asuransi perjalanan menjadi hal yang wajib dimiliki saat kamu melakukan travelling dengan orangtua, karena kebanyakan lansia atau orangtua diatas 65 tahun sulit mengatur kesehatannya sendiri. Pastikan bahwa asuransi perjalanan yang kamu ambil bisa meng-cover kasus media mendadak jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan dalam perjalanan. Selain asuransi perjalanan, pastikan juga kamu membawa semua obat-obatan pribadi orangtua jika mereka memiliki penyakit tertentu ataupun hanya untuk berjaga-jaga, seperti obat mag, diare, masuk angin, minyak angin, obat demam, dan obat-obatan lainnya sesuai kebutuhan. Catat juga nomor telepon rumah sakit dan nama-nama obat yang biasa digunakan oleh orangtua jika seandainya perlu membeli obat lagi di tempat tujuan.

3. Pilih maskapai penerbangan dan hotel yang nyaman

Walaupun senang travelling dengan gaya backpacker, lupakan sejenak untuk memilih penginapan tipe homestay, apalagi dormitory! Ingat kan waktu kecil bagaimana orangtuamu memilihkan tempat penginapan terbaik yang bisa mereka berikan ke kita? Lakukan hal yang sama ketika kamu sedang liburan dengan orangtua kamu. Pilih hotel-hotel yang nyaman dengan layanan AC dan lift, sehingga orangtuamu merasa betah dan tidak perlu bersusah-susah menaiki tangga hotel, baik menuju lobby ataupun kamar. Ibu dari Laroye, Kathi Campana yang sudah berusia sekitar 70 tahun, memiliki perspektif sendiri bagaimana sebuah perjalanan harus dilakukan. Ia merasa semua pelaku perjalanan, baik usia muda maupun lansia harus memiliki kemandirian dan harus aktif terlibat dalam pengambilan keputusan. Kathi juga selalu menambahkan daftar keinginan pribadinya di dalam perjalanan. Ia selalu menginginkan kamar tidur pribadi dan tinggal setidaknya 4 hari di tempat yang sama agar tidak perlu repot-repot berkemas.

“Perjalanan keluarga seperti ini dapat menciptakan sebuah kenangan khusus dan setiap generasi dapat belajar untuk saling menghargai satu dengan yang lainnya,” ucap Kathi. Sedangkan, untuk maskapai penerbangan, perhatikan kebutuhan dasar orangtuamu, apakah mereka membutuhkan kursi roda? Jika iya, kamu perlu menyertakan keterangan kebutuhan kursi roda saat memesan tiket.

4. Perhatikan pantangan makan orangtua

Beberapa orang yang sudah lanjut usia memiliki sejumlah makanan yang harus dihindari dan hanya boleh mengonsumsi makanan tertentu. Ini membuat Anda harus pandai dalam memilih menu makanan saat berada di lokasi wisata. Oleh karena itu, akan sangat baik jika Anda dan keluarga menyiapkan makanan dari rumah untuk dikonsumsi oleh mereka yang sudah lanjut usia. Dengan begini, Anda juga bisa menghemat uang, tidak repot mencari tempat makan, dan tentu saja orang tua dan lansia tetap sehat.

5. Mengamati kondisi dan mood orangtua selama travelling

Bertindaklah seperti tour guide bagi mereka dengan menjelaskan setiap hal menarik yang kalian temui selama liburan. Ini akan membantu mereka untuk mengenal lingkungan baru ini dan merasa tertarik. Jika orang tua kita masih terlalu banyak diam, mungkin mereka masih belum selesai beradaptasi. Pancinglah mereka untuk mengutarakan pendapatnya akan sesuatu. Di sini, kita harus pintar mencari tahu hal apa yang sekiranya akan membuat mereka merasa tertarik. Perhatikan respon mereka dengan baik. Kadang, mereka akan merasa tidak nyaman namun menyimpannya sendiri dalam hati karena tidak ingin mengecewakan anaknya. Untuk itu, kitalah yang harus aktif dalam memahami mereka.

6. Sabar dan senyum, buat orangtuamu bahagia

Nikmati liburan dengan orangtua tanpa perlu terburu-buru ke banyak destinasi wisata sekaligus. Satu atau dua obyek wisata di pagi dan siang hari cukup untuk menikmati waktu-waktu keberasamaan bersama orangtuamu. Perhatikan kondisi fisik orangtuamu yang tidak setangguh dahulu sewaktu kamu masih kecil atau remaja, dan kamu sebaiknya menyesuaikan dengan gerak mereka yang lebih lambat atau menghabiskan waktu lama di satu atraksi wisata. Buatlah mereka tersenyum dengan menikmati keindahan tempat wisata yang dikunjungi dan kesabaran anak tercintanya dalam menjaga mereka sepanjang perjalanan. Minum teh di cafe teh dengan musik lembut atau menghabiskan pagi berjalan santai di tepian pantai bisa jadi pilihan kegiatan yang tepat saat travelling dengan orangtua.

Jangan lupa tersedia promo dan diskon last minute dari maskapai populer Indonesia: Lion Air, Garuda Indonesia, AirAsia, Sriwijaya, Citilink, Wings Air, Batik Air.
7. Saatnya ngobrol santai dengan orangtua dan lakukan hal baru bersama

Kegiatan sehari-hari yang menyibukkan membuat kamu seringkali jarang mengobrol dengan waktu yang lama bersama orangtua. Diskusi ringan berujung canda tawa saat travelling bersama orangtua, bisa jadi kesempatan bagi kamu dan orangtua untuk mendekatkan hubungan antar anggota keluarga. Dengarkan unek-unek orangtua dengan sabar yang barangkali selama ini belum sempat diutarakan kepada dirimu atau bisa juga orangtua kamu menyampaikan kabar-kabar baik yang belum dibagikan kepada diri kamu. Dengan begini, orangtuamu merasa senang, bahagia, dan dapat memulihkan kebosanannya selama berada di rumah. Alternatif lainnya, rayu dan ajak mereka pelan-pelan untuk mencoba hal yang baru. Dengan begitu, orangtua juga bisa menghidupkan keceriaan mereka kembali. Mencoba makanan baru di suatu daerah atau mendatangi tempat wisata yang baru, jadi pilihan kegiatan yang bisa dicoba orangtua Anda. Setelahnya, pasti akan banyak pengalaman yang bisa diceritakan orangtua Anda dengan senyum lebar bahkan dengan tawa lepas.

Apa sih manfaat travelling bagi orangtua kita?

Kebahagiaan akan terasa semakin nyata jika kita bisa membaginya dengan orang lain, terutama orang kita sayangi. Jika kita merasa bahagia dengan travelling, maka kita juga perlu membagi pengalaman tersebut ke orang-orang di sekitar kita. Ajak orang tuamu untuk ikut merasakan kebahagiaan yang kita rasakan selama berkelana menyusuri tempat yang asing, mencoba hal-hal yang baru, dan mencari pengalaman yang berkesan. Jangan berpikir bahwa usia akan menghalangi mereka untuk bisa ikut merasakan asyiknya berpelancong. Yang penting, kita bisa membuat rencana dan mengatur segalanya dengan baik. Lagi pula, travelling ternyata sangat bermanfaat untuk orangtua kita, lho.

1. Mengembalikan Semangat Hidup

Semangat orang muda cenderung memacu seseorang untuk terus mengeksplorasi dan bereksperimen yang menyenangkan tanpa perlu khawatir tanggungjawab terabaikan. Semakin dewasa, berbagai macam tuntutan hidup yang harus dipenuhi membuat waktu bersenang-senang semakin sedikit. Akibatnya, semangat hidup berangsur-angsur menurun tanpa disadari. Jangan biarkan orangtuamu larut dalam kondisi seperti ini. Biarkan mereka menghabiskan waktunya dengan jalan-jalan yang dapat membangkitkan kembali semangat hidupnya.

2. Menghabiskan Waktu Bersama Selagi Sempat

Masih memiliki orang tua sungguhlah merupakan suatu anugerah, apalagi jika kedua orang tua kita masih lengkap.Hanya Tuhan yang tahu berapa lama lagi yang bisa kita manfaatkan untuk menghabiskan waktu dengan mereka.Itulah mengapa penting sekali bagi kita untuk bisa memanfaatkan sebanyak mungkin waktu untuk dihabiskan bersama mereka.

3. Menikmati Sisa Hidup Dan Masa Tua

Di masa tuanya, seseorang cenderung sudah mencapai segala macam harapan dan target hidupnya. Perjuangan yang keras untuk mencapai kesuksesan sudah tidak perlu lagi diusahakan. Dalam situasi seperti ini, biasanya para orang tua akan mencari hobi baru sebagai kegiatan untuk menghabiskan waktu. Inilah kesempatan kita untuk mengenalkan kepada mereka sebuah kegiatan untuk mereka menghabiskan waktu dengan melakukan travelling untuk menikmati dan menghargai setiap momen.

Fasilitas dan Peraturan Maskapai Penerbangan Indonesia Untuk Penumpang Orangtua Lanjut Usia

Secara umum, pemerintah Indonesia telah mengatur undang-undang yang berisi ketentuan dan hak penumpang lansia saat menggunakan moda transportasi pesawat terbang. Ketentuan ini tercantum dalam UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, yang sudah mengatur hak-hak yang dimiliki. Penumpang yang memiliki keterbatasan fisik atau difabel berhak mendapatkan pelayanan khusus. Kemudian, Pasal 134 UU Penerbangan dijelaskan bahwa penyandang cacat, orang lanjut usia, anak-anak di bawah usia 12 tahun, dan/atau orang sakit berhak memperoleh pelayanan berupa perlakuan khusus dari badan usaha angkutan udara niaga, dengan detail berikut ini.

  • Penyandang cacat, lanjut usia, anak-anak di bawah usia 12 (dua belas) tahun, dan/atau orang sakit berhak memperoleh pelayanan berupa perlakuan dan fasilitas khusus dari badan usaha angkutan udara niaga.
  • Pelayanan berupa perlakuan dan fasilitas khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit meliputi :
  • Pemberian prioritas tambahan tempat duduk;
  • Penyediaan fasilitas kemudahan untuk naik ke dan turun dari pesawat udara;
  • Penyediaan fasilitas untuk penyandang cacat selama berada di pesawat udara;
  • Sarana bantu bagi orang sakit;
  • Penyediaan fasilitas untuk anak-anak selama berada di pesawat udara;
  • Tersedianya personel yang dapat berkomunikasi dengan penyandang cacat, lanjut usia, anak-anak, dan/atau orang sakit; dan
  • c)Tersedianya buku petunjuk tentang keselamatan dan keamanan penerbangan bagi penumpang pesawat udara dan sarana lain yang dapat dimengerti oleh penyandang cacat, lanjut usia, dan orang sakit;
  • Pemberian perlakuan dan fasilitas khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak dipungut biaya tambahan.

Namun, tentunya masing-masing maskapai penerbangan populer indonesia memiliki fasilitas dan kebijakan terkait penumpang orangtua atau lansia, sebagai berikut :

Garuda Indonesia
  • Untuk manula tersedia diskon sebesar 25% minimal kelas ekonomi M dengan persyaratan berusia minimal 60 tahun.
  • Garuda Indonesia menyediakan fasilitas Wheelchair Transporter bagi yang membutuhkan kursi roda. Fasilitas kursi roda ini bisa didapatkan saat check-in di konter Garuda Indonesia dan tersedia di bandara-bandara besar di Indonesia, terutama dengan jarak terminal dan apron yang jauh.
Sriwijaya Air, Nam Air
  • Penetapan tarif untuk anak-anak, lansia dan penumpang dengan keterbatasan dibatasi maksimum 75% dari tarif.
  • Kategori lansia yaitu berusia minimal 60 tahun.
Air Asia
  • Air Asia tidak menerima kursi roda atau perangkat mobilitas yang dioperasikan dengan baterai. Dalam kondisi tertentu, kursi roda atau perangkat mobilitas yang dioperasikan dengan baterai dapat diterima jika baterai dikeluarkan (oleh penumpang).
  • Berat maksimum yang diperkenankan untuk kursi roda atau perangkat mobilitas adalah 85 kg.
  • Para penumpang yang memerlukan layanan kursi roda diminta untuk melakukan pra-pesan pada saat pembelian tiket atau melalui Kelola Pemesanan Saya paling lambat 4 jam sebelum waktu keberangkatan penerbangan yang terjadwal.
  • Tidak diberitahukannya kami dapat mengakibatkan tidak tersedianya layanan kursi roda atau bantuan khusus apa pun saat kedatangan Anda di bandara dan Anda pun tidak akan dibantu untuk naik ke pesawat.
  • Untuk alasan kesehatan dan keselamatan, penumpang dengan kebutuhan khusus harus melakukan check-in di bandara.
Lion Air, Batik Air
  • Penetapan tarif untuk anak-anak, lansia dan penumpang dengan keterbatasan dibatasi maksimum 75% dari tarif.
  • Kategori lansia yaitu berusia minimal 60 tahun.
Citilink
  • Citilink hanya akan menerima maksimum dua Penumpang dengan kursi roda untuk satu penerbangan.
  • Kursi roda bertenaga baterai tersegel yang tidak dapat tumpah dapat diangkut dalam pesawat Citilink. Dan Citilink tidak akan mengangkut kursi roda dengan baterai yang dapat tumpah.
  • Fasilitas kursi roda dapat disediakan di Bandara untuk Penumpang yang sama sekali tidak dapat bergerak dan tidak dapat berjalan tanpa dibantu, atau tidak dapat naik melalui tangga pesawat, atau tidak dapat berjalan untuk jarak yang jauh.
  • Penyandang cacat, veteran, dan orang lanjut usia berumur di atas 60 tahun dikenakan harga Tiket 75% dari harga Tiket normal yang berlaku.
  • Tiket hanya dapat dibeli di loket bandara dan melalui contact center dengan menunjukan kartu anggota veteran dan kartu identitas yang masih berlaku.
Wings Air
  • Penetapan tarif untuk anak-anak, lansia dan penumpang dengan keterbatasan dibatasi maksimum 75% dari tarif.
  • Kategori lansia yaitu berusia minimal 60 tahun.
Tiger Airways
  • Penetapan tarif untuk anak-anak, lansia dan penumpang dengan keterbatasan dibatasi maksimum 75% dari tarif.
  • Kategori lansia yaitu berusia minimal 60 tahun.

Nah, travelers, itu beberapa tips yang patut diperhatikan sebelum mengajak orangtua liburan. Semoga bermanfaat buat kamu yang berencana mengajak orangtua jalan-jalan ya! Segera pesan tiket online di https://www.tiket2.com.

Related Post