Semakin Mudah dan Hemat Berlibur di Jepang Dengan Suica Card

Jepang. Siapa yang tak ingin menjelajah negara sakura itu? Pasti semua orang memiliki keinginan untuk berlibur ke Jepang. Tak perlu lagi ditanya apa alasan kita ingin berlibur ke Jepang. Jepang alias negeri matahari terbit itu memiliki segudang tempat wisata yang khas dan sangat cocok untuk dikunjungi saat berlibur ke Jepang. Selain destinasinya yang menarik untuk dikunjungi, kini traveling ke Jepang juga semakin mudah dengan adanya e-paspor. Yap, seperti yang telah di sosialisasikan beberapa tahun belakangan ini, traveling ke Jepang tidak perlu lagi menggunakan visa. Cukup dengan memiliki e-pasport. Kemudahan bertraveling ke Jepang ini selain kita bisa bebas visa dengan e-pasport, kita juga dimanjakan dengan Suica Card Jepang. Yap, dengan Suica Card Jepang, traveling ke Jepang menjadi mudah dan hemat. Apa itu Suica Card Jepang? Bagaimana penggunaan Suica Card Jepang? Dimana saja bisa digunakan Suica Card Jepang ini? Well, pertanyaan-pertanyaan itu akan dijawab dalam ulasan travel hack saat traveling ke Jepang berikut ini.
Yap. Gambar disamping adalah penampakan dari Suica Card Jepang.
Apa itu Suica Card Jepang? Suica Card Jepang adalah kartu elektronik prabayar yang dapat digunakan untuk pembayaran tiket bus ataupun subway, juga pembayaran pembelanjaan di tempat-tempat tertentu. Suica Card Jepang dikeluarkan oleh East Japan Railway. Kartu ini bisa menjadi salah satu travel hack yang bisa kita lakukan untuk memudahkan langkah kita saat bertraveling ke Jepang. Pasalnya, kartu ini selain dapat digunakan untuk membayar tiket-tiket transportasi juga dapat digunakan untuk berbelanja ataupun membeli minuman pada vending machine, membayar penyewaan loker penyimpanan juga berbelanja pada supermarket dan restoran. Suica Card Jepang ini hanya dapat digunakan di region Tokyo saja, dan di toko-toko bertanda khusus seperti pada gambar dibawah ini.

Jika Suica Card Jepang hanya dapat digunakan saat berada di region Tokyo, bagaimana dengan region yang lain? Tenang! Di region lain, kita bisa menggunakan kartu prabayar seperti Suica Card Jepang kok. Terdapat beberapa kartu prabayar di hampir seluruh region di Jepang membantu travel hack kita. Berikut list-nya.

  • Suica Card Jepang yang dikeluarkan oleh East Japan Railway (atau lebih familiar disebut dengan JR East) dapat digunakan untuk JR trains di area Tokyo, Niigata dan Sendai.
  • Pasmo Card. IC card prabayar dari kereta, subway dan bus di Tokyo yang operatornya bukan Japan Railway (JR).
  • Icoca Card. Adalah kartu prabayar yang dikeluarkan oleh JR West dan dapat digunakan untuk Kereta JR di area Osaka, Okayama dan Hiroshima. Pihak JR West juga mengeluarkan Icoca Card spesial versi untuk turis mancanegara lhoo, termasuk kita yang dari Indonesia. Kartu eksklusif ini disebut The Kansai One Pass. Dengan kartu ini, kita dapat menikmati tambahan diskon untuk beberapa atraksi wisata di wilayah Kansai. Kartu eksklusif turis mancanegara ini sudah dikeluarkan mulai 8 April 2016 lalu dan akan berakhir pada 31 Maret 2017 di Bandara Kansai dan beberapa stasiun kereta besar di wilayah Kansai.
  • Pitapa Card. Adalah kartu non prabayar yang dapat digunakan untuk pembayaran railway dan subway di Wilayah Kansai yang operatornya bukan JR. Karena kartu ini jenis non prabayar, tentu saja cukup menyulitkan bagi wisatawan non domestik seperti kita.
  • Toica Card. Adalah kartu prabayar yang dikeluarkan oleh JR Central yang dapat digunakan untuk pembayaran kereta JR di wilayah Nagoya dan beberapa bagian wilayah administrasi Shizuoka.
  • Manaca Card. Adalah kartu prabayar yang dapat digunakan untuk pembayaran kereta di wilayah Nagoya, subway dan bus yang operatornya bukan JR dan Kintetsu.
  • Kitaca Card. Adalah kartu prabayar yang dikeluarkan oleh JR Hokkaido, yang dapat digunakan untuk pembayaran JR trains di wilayah Sapporo. Selain untuk pembayaran kereta juga dapat digunakan untuk pembayaran Sapporo’s subways, bus dan tram.
  • Sugoca Card. Adalah kartu prabayar yang dikeluarkan oleh JR Kyushu, yang dapat digunakan untuk pembayaran JR trains di wilayah Fukuoka, Kumamoto, Kagoshima, Oita dan Nagasaki.
  • Nimoca Card. Adalah kartu prabayar yang dikeluarkan oleh Nishitetsu untuk pembayaran kereta Nishitetsu dan bus di area Fukuoka juga kota-kota lain di Kyushu.
  • Hayakaken Card. Adalah kartu prabayar yang dikeluarkan oleh Fukuoka City untuk pembayaran Fukuoka Subway.

Lantas bagaimana penggunaan kartu-kartu tersebut? Sama seperti kita menggunakan kartu-kartu IC lainnya, kita hanya perlu menempelkan kartu ke card reader yang tersedia. Pastikan Suica Card Jepang atau kartu IC lain yang kita miliki ada depositonya ya! Bila ragu apakah kereta, subway atau bus yang kamu naiki bisa menggunakan Suica Card Jepang atau tidak lebih baik menanyakan pada petugas disana.

Well, bicara soal wisata di Jepang memang tak ada habisnya. Jepang, negara yang sangat terkenal dengan anime ini memiliki begitu banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi hampir sepanjang tahun. Yap, Jepang yang memiliki empat musim termasuk musim dingin menjadi negara yang menarik untuk dikunjungi kapan saja. Dari dua belas bulan dan empat musim yang tejadi, berikut waktu-waktu terbaik yang bisa kamu gunakan sebagai referensi jika ingin traveling ke Jepang. Check it out!

1. Musim Semi

Musim semi terjadi setelah musim dingin. Di Jepang umumnya peralihan kedua musim ini terjadi di awal tahun, Bulan Maret hingga Bulan April. Di bulan ini, Jepang akan nampak indah dengan bunga sakuranya. Yap, Bulan Maret dan April merupakan bulan dimana bunga sakura sedang mekar. Maka liburan ke Jepang pada bulan ini pasti akan mendapat banyak moment bersama keindahan bunga sakura.

2. Musim Panas


Di negara 4 musim, musim panas selalu saja dinanti-nanti. Yap, sangat lain dengan Indonesia yang sering menikmati sinar matahari, di negara empat musim seperti layaknya Jepang, sinar matahari hanya dapat dinikmati beberapa bulan saja. Daaaaan musim panas di Jepang juga menjadi salah satu musim yang menyenangkan untuk liburan ke Jepang. Saat musim panas, pemandangan di Jepang cukup menabjubkan karena gunung dan laut dapat dilihat dengan jelas tanpa tertutup salju. Yap, tak terkecuali ikon negara Jepang ini, Gunung Fuji. Pemandangan gunung fuji saat musim panas sangat jelas. Gunung Fuji akan terlihat dengan jelas, bahkan pantulan bayangan Gunung Fuji di danau juga terlihat begitu sama. Bulan terbaik untuk menyaksikan itu semua adalah Bulan Juli hingga Agustus.

3. Musim Gugur


Selepas musim panas, negara empat musim akan mengalami gugur. Musim gugur di Jepang adalah salah satu pemandangan terbaik di negeri sakura. Yap, rasanya tak perlu ditanya lagi mengapa, karena kita semua tahu bahwa Jepang memiliki banyak pohon yang saat musim gugur dedaunan tersebut akan berubah warna menjadi berwarna warni seperti kuning atau kemerahan. Saat musim gugur daun-daun tersebut jatuh memenuhi jalan. Suasana saat musim gugur di Jepang begitu syahdu. Dan bisa dibayangkan, sangat instagram-able bukan? Eits jangan cuma dibayangkan, kalau memang ingin merasakan itu semua, kita bisa liburan ke Jepang akhir September hingga awal Oktober. That’s the best time to experience the fall in Japan. Tertarik?

Jangan lupa tersedia promo dan diskon last minute dari maskapai populer Indonesia: Lion Air, Garuda Indonesia, AirAsia, Sriwijaya, Citilink, Wings Air, Batik Air.

4. Musim Dingin


Negara Jepang menjadi salah satu negara yang sangat menarik saat musim dingin. Salju-salju yang turun akan menyelimuti seluruh kota di Jepang. Bisa dibayangkan bagaimana indahnya Gunung Fuji berselimut salju bukan? Selain itu, menikmati wahana ski yang tentu tidak ada di Indonesia bisa kita lakukan saat musim dingin di Jepang. Tertarik? Well jika tertarik, datanglah ke Jepang saat Bulan Desember hingga Bulan Maret.

Well, kita bisa bertaruh dalam setahun, destinasi wisata tidak akan habis kita kunjungi. Entah itu di musim gugur hingga musim dingin dan kembali lagi menemui musim gugur. Jepang adalah negara dengan penuh kehangatan. Traveling ke Jepang menjadi salah satu agenda traveling yang menyenangkan. Hampir seluruh region di Jepang memiliki destinasi wisata yang sama sekali tidak boleh kita lewatkan dalam itinerary kita. Mau tahu beberapa destinasi-destinasi wisata di kota-kota besar Jepang? Check it out!

a) Osaka


Osaka menjadi salah satu kota tujuan wisata favorit di Jepang. Mengapa? Tentu saja karena Osaka memiliki banyak atraksi yang dapat kita jajal seperti wisata air, taman, wisata belanja juga wisata kuliner yang tak boleh dilewatkan saat ke Osaka. Di Osaka kita dapat mengunjungi Universal Studios Japan dan Aquarium Kaiyukan yang menjadi ikon wisata air di Osaka maupun di Jepang. Untuk memenuhi hasrat wisata belanja, Osaka juga menawarkan banyak destinasi seperti Umeda, Namba, Amerikamura, dan Shinsaibashi. Well, setidaknya ada 6 wisata unggulan di Osaka yang tidak bisa kita lewatkan jika kita kesana.

1. Wisata belanja Shinsaibashi.
Seperti Malioboro di Jogjakarta, Shinsaibashi adalah area shopping street sepanjang kurang lebih 600 meter. Lokasinya juga tak jauh beda dengan Malioboro yang berdekatan dengan stasiun tugu, Shinsaibashi berada dijalanan Stasiun (Shinsaibashi) Namba. Banyak pula yang menyebut area ini dengan Shinsaibashi-suji. Toko kosmetik, distro, toko oleh-oleh, restoran hingga kafe berdiri di kanan-kiri jalan. Tempat ini buka dari mulai jam 9 pagi hingga jam 8 malam.
2. Universal Studios Japan.
Yap, di Osaka kita dapat menemui universal studio yang dibuka pada tahun 2001. Universal Studios Japan yang terletak di Osaka Bay verada dibawah naungan Universal Studio dengan luas area 39 hektar. Atraksi yang ditawarkan bermacam-macam. Disini ada 9 tema andalan, yaitu Lagoon, Hollywood, San Fransisco, New York, Jurassic Park, Amity Village, Universal Wonderland, Waterworld juga The Wizarding World of Harry Potter. Jika penasaran, kita bisa mengunjungi websitenya dulu sebelum kesana nih.
3. Pemandian air panas spa world.
Destinasi wisata satu ini cocok dikunjungi saat musim dingin atau saat ingin meluluhkan semua rasa lelah. Disini kita dapat menemui 16 jenis pemandian air panas dari 11 negara yang berbeda. Menarik bukan?
4. Tsutenkaku Tower.
Tsutenkaku Tower adalah landmark kota Osaka yang terinspirasi dari Menara Eiffel Paris. Dibangun pada tahun 1912 dengan tinggi 103 meter menjadikan tower ini landmark yang wajib dikunjungi saat ke Kota Osaka. Bahkan, di atas menara dipasang lampu neon berwarna-warni yang dapat menunjukkan perkiraan cuaca pada esok hari. Orange berarti mendung, biru berarti hujan, dan warna putih berarti cuaca cerah. Menarik kan? Yap. Datanglah dari pukul 9 pagi hingga pukul 9 malam, selain waktu itu, menara ini ditutup untuk umum.
5. Kastil Osaka.
Kastil ini merupakan simbol kejayaan pada era pemerintahan Toyotomi Hideyoshi. Selama pemerintahannya, banyak alat perang, bangunan, furniture yang dibuat dari emas karena kecintaannya pada emas. Tempat ini buka dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore.
6. Akuarium Osaka Kaiyukan.
Tempat ini buka dari jam 10 pagi hingga jam 8 malam. Lokasinya berada di desa pelabuhan Tempozan, Teluk Osaka. Akuarium ini menjadi salah satu akuarium terbesar di Jepang. Terdapat 15 tanki akuarium berukuran jumbo dengan 620 spesies koleksi dari habitat laut Samudera Pasifik.

b) Tokyo

tokyo
Seperti yang sudah kita tahu, Tokyo merupakan ibukota negara Jepang. Namun sebagai ibukota negara sekaligus metropolitan, Tokyo memiliki segudang destinasi wisata. Mulai dari wisata hiburan, belanja, kuliner, budaya, dan alam. Berikut beberapa destinasi yang bisa kita jelajah saat traveling ke Jepang.
 1. Akihabara.
Siapa tak kenal tempat ini. Hanya dengan menyebutnya semua orang tahu bahwa tempat itu merupakan tempat kenamaan untuk mencari barang-barang elektronik. Disini, ratusan toko yang berada di sepanjang Chuo Dori Street (jalan utama) menawarkan barang elektronik seperti kamera, handphone, televisi, radio, serta aksesoris yang unik dan jarang ditemukan.
2. Tokyo tower.
Ikon khas Tokyo sekaligus khas Jepang ini sering muncul dalam film atau anime Jepang. So tunggu apa lagi, tempat ini wajib banget masuk itinerary kita dong ya?
3. Tokyo Skytree.
Yap, selain Tokyo Tower, di Tokyo kita dapat menjumpai tower tertinggi di dunia. Tokyo Skytree ini memiliki tinggi 634 meter dan dibuka pada 29 Februari tahun 2012 lalu. Tokyo Skytree dibagi menjadi beberapa bagian seperti lantai dasar, Tokyo Skytree Tembo Deck, Tembo Galleria, dan Sorakara Point. Bangunan ini terdiri dari dua komponen utama dengan rangkaian baja yang dijamin aman dari guncangan gempa dan angin.
4. Museum Edo-Tokyo.
Well, ke museum membosankan? Tidak dengan museum satu ini. Walau menampilkan sejarah Zaman Edo, museum ini sangat unik dan menarik. Tokyo sebagai pusat pemerintahan selama 400 tahun juga disebut dengan Edo. Bahkan ada 3 zona yang merangkumnya yaitu Zona Edo, Zona Tokyo dan Zona Sejarah Komprehensif. Dan itu semua bisa kita pelajari di museum ini.

c) Kyoto

kyoto
Jika di Indonesia punya Jogjakarta, di Jepang mereka punya Kyoto. Yap, Kyoto sangat kental dengan kebudayaan dan seni. kuil-kuil bersejarah, rumah-rumah tradisional, dan event tradisional banyak diselenggarakan di Kyoto. Di Kyoto kita bisa menikmati 1001 patung di Sanjusangendo, Arashiyama, Distrik Higashiyama, Kastil Nijo, Kuil Ryoanji, Kiyomizudera, Kuil Eikando, Kuil Enkoji, Kuil Shinnyodo Kyoto, Kyoto International Manga Museum, Shugakuin Imperial Villa, Maruyama Park, Pasar Nishiki, Kurama, Kuil Ninnaji, Kuil Nanzenji, Kibune, Gion, Aquarium Kyoto dan tempat wisata lainnya. Yang tidak boleh dilewatkan tentu saja Istana kekaisaran alias Kyoto Imperial Palace. Tempat ini adalah rumah tinggal keluarga kaisar hingga tahun 1868. Lokasinya di Taman Kekaisaran Kyoto (Kyoto Gyoen), terletak di pusat kota, sehingga mudah dicari.

d) Hokkaido

Mt_Youtei_Hokkaido_Japan
Walau menyimpan banyak destinasi wisata, wisata berbasis es menjadi favorite di kota ini. Yap, ini adalah kota paling dingin di Jepang. Setidaknya ada 3 tempat wisata bertema es, yaitu Hotel Es, Workshop es, dan Ice Bar. Di Kota ini, tempat ski juga banyak ditemukan karena tempat ini memang memiliki salju yang tebal saat musim dingin.

Yap itulah ulasan singkat wisata-wisata di Jepang dan kemudahan bertraveling ke Jepang. Tunggu apa lagi, buru-buru cari tiket penerbangan ke Jepang yuks!

Related Post