See The Real Indonesia!

Hai, kami adalah Indoneo! – Profesional muda yang sangat antusias dalam bidang Tour & Adventure dari kota Yogyakarta yang indah.

Dengan pengetahuan lokal kami yang sangat dalam, pemandu wisata ramah dan ratusan tempat yang bisa dikunjungi menjadikan Anda tidak akan pernah kekurangan pilihan untuk berwisata. Bersama kami melihat pulau-pulau tropis, pantai yang masih alami, ombak, gunung berapi, satwa liar, mengunjungi masyarakat dengan budaya yang unik, dan mencicipi berbagai masakan yang nikmat. Kami akan memberikan Anda pengalaman perjalanan terbaik dalam hidup Anda – karena Anda adalah prioritas kami!

INDONEO.COM PAKET WISATA DAPATKAN QUOTE GRATIS

HARGA KOMPETITIF   –   GRUP BESAR DISKON   –   PAKET WISATA UNIK   –   TOUR CUSTOM

Raih FAA Kategori 1, Maskapai Indonesia akan Terbang ke Amerika

Tahukah anda mengenai sebuah penilaian maskapai penerbangan yang ada di Indonesia? Baru-baru ini terdapat sebuah berita menggemparkan dari dunia penerbangan Indonesia karena beberapa maskapai yang memiliki nilai keselamatan rendah. Selain itu, dunia penerbangan Indonesia pun sempat digegerkan oleh beberapa kasus dalam dunia penerbangan. Mulai dari keselamatan yang kurang, pelayanann yang kurang memuaskan bahkan sampai muncul pemberitaan mengenai salah satu maskapai yang salah terminal saat menurunkan penumpang. Banyak sekali kasus-kasus yang mengakibatkan kefatalan dalam dunia penerbangan ini membuat masyarakat sedikit mengeruitkan dahi ketika hendak menggunakan moda transportasi pesawat terbang.

Namun, dibalik beberapa kasus yang mengguncang dunia penerbangan Indonesia, kini ada kabar gembira yang meliputi dunia penerbangan Indonesia. Salah satu kabar baik tersebut adalah naiknya peringkat FAA kategori 1 untuk penerbangan Indonesia. Dalam dunia penerbangan memang memerlukan beberapa syarat perizinan, seperti pengajuan penerbangan kepada Ororitas AS. Tak hanya itu saja, ada beberapa syarat khusus dan tahapan proses yang harus dipenuhi oleh masing-masing maskapai.

Apa Itu FFA?

Apakah anda mengenal mengenal FAA? Bila belum pernah mendengarnya, tenang saja, karena kali ini Tiket2.com akan membahasnya. Federal Aviation Administration (FAA) adalah sebuah lembaga regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat. Lembaga ini merupakan bagian dari Kementrian Transportasi Amerika Serikat yang bertanggungjawab sebagai pengatur dan pengawas penerbangan sipil di Amerika Serikat. Fungsi lembaga ini mirip dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara di Indonesia. Lembaga Penerbangan Federal ini memilliki dasar hukum Undang-undang Penerbangan Federal 1985. Selain itu, perlu diketahui bahwa FAA bernaung di bawah Jawatan Pengangkutan pada tahun 1966.

maskapai-indonesia-faa

Bagi maskapai penerbangan, banyak sekali syarat yang harus dipenuhi untuk masuk dalam FAA katergori 1 salah satunya adalah peningkatan standar keamanan penerbangan. Hal ini menjadi salah satu sebab kenapa Indonesia masih menempati kategori 2 dalam peringkat FAA. Sehingga belum diperbolehkan untuk terbang ke Amerika.

Beberapa tahun belakangan, memang banyak sekali kasus dalam penebangan yang menyangkut keselamatan penerbangan, salah satunya adalah jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 yang merupakan momentum untuk perbaikan secara menyeluruh di ranah penerbangan Indonesia. Di sisi lain, Ketua Indonesia Nation Carrier Association (INACA), berharap banyak terhadap Menteri Perhubungan Republik Indonesia untuk mempebaiki aspek keselamatan penerbangan, agar tuntutan penerbangan bagi konsumen yang ingin melakukan penerbangan internasional dapat terpenuhi, sehingga rute penerbangan Indonesia – Amerika dapat terlayani.

Untuk kebutuhan penerbangan Indonesia – Amerika, Dirut PT Garuda Indonesia juga berharap agar Indonesia memperbaiki standar penerbangan, sehingga dapat masuk FAA kategori 1. Jika Indonesia masih tergolong dalam kategori 2, maka seluruh maskapai penerbangan di Indonesia dilarang untuk melayani terbang ke Amerika.
Oleh karena itu, pemerintah Indonesia bertekad untuk meningkatkan standar keselamatan dan keamanan penerbangan nasional, agar dapat beralih menjadi menjadi FAA kategori 1, yang semula hanya jalan ditempat pada kategori 2. FAA kategori 1 ini lebih diakui oleh dunia penerbangan Internasional sebagai standar keamanan dunia penerbangan yang penting.

Banyak hal yang perlu dibenahi oleh industri penerbangan di Indonesia untuk masuk dalam FAA kategori 1. Walaupun pemerintahan Indonesia cukup optimis penerbangan Indonesia bisa mencapai tahap FAA kategoti 1, namun Indonesia tetap memerlukan adanya sebuah correction action yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas standar keamanan penerbangan Indonesia. Hal tersebut dilakukan tak lain hanyalah untuk memudahkan maskapai nasional untuk terbang di kawasan Eropa maupun Amerika.

Langkah serius pun harus segera dilakukan pemerintah RI dengan melakukan pertemuan antara Menteri Perhubungan Indonesia dan FAA dalam rangka membahas langkah-langkah perbaikan yang telah dilakukan oleh dunia penerbangan Indonesia. Sementara itu ketua INACA pun melakukan koordinasi agar mampu meningkatkan daya saing perusahaan penerbangan nasional, untuk bisa menjai tuan rumah di negara sendiri ditengah persaingan global yang semakin ketat.

Jumlah armada dan infrastruktur yang ada di Indonesia dapat menjadi sebuah modal besar bagi industri penerbangan nasional agar dapat bangkit dan Berjaya di kawasan ASEAN. Banyak sekali pembenahan yang dilakukan dalam dunia penerbangan di Indonesia. Pembenahan-pembenahan tersebut dapat merupakan pembenahan infrastruktur penunjang industri. Seperti halnya pembangunan bandar udara dan pengadaan beberapa pesawat baru oleh maskapai. Hal tersebut dapat menjadi langkah awal oleh maskapai penerbangan Indonesia menjadi pemain yang disegani di industri penerbangan ASEAN. Tak ada salahnya bila INACA berkomitmen memperkuat sinergi maskapai penerbagan nasional untuk menaikkan kepercayaan internasional kepada penerbangan nasional sejak beberapa tahun belakangan.

Indonesia Lolos FAA Kategori 1

Usaha pemerintah RI mulai membuahkan hasil. Ranah penerbangan Indonesia kini dapat tersenyum lebar dan berbangga hati. Pasalnya Indonesia telah dinyatakan lolos standar keselamatan dan keamanan Federal Aviation Administration (FAA) dari kategori 2 ke kategori 1. Sertifikat peningkatan periingkat akan diserahkan oleh pihak FAA. Indonesia dapat dibilang telah menunggu selama 10 tahun untuk mendapatkan sertifikat penaikan peringkat tersebut.

Kategori 1 yang telah diraih oleh Indonesia dari FAA, menandakan suatu negara telah memenuhi syarat standar keselamatan yang sesuai dengan yang di tetapkan FAA. Sedangkan untuk negara yang memiliki kategori 2, dinyatakan sebagai negara yang tidak memenuhi syarat standar keamanan yang ditetapkan oleh prioritas AS.

traveling-amerika

Dengan adanya penaikan grade tersebut, maka maskapai Indonesia berhak terbang ke Amerika. Salah satu maskapai yang akan menjalankan rute penerbangan Indonesia – Amerika adalah maskapai Garuda Indonesia. Rute yang sudah dibuka adalah rute langsung dari Indonesia ke New York dan Los Angeles pada 2017 mendatang.

Potensi ini dinilai sangat besar karena tercatat ada 400.000 penumpang per tahunnya. Kota tujuannya adalah ke Los Angeles dan New York. Sudah tentu dapat kita bayangkan bukan? Keuntungan yang akan dikeruk bila rute ini segera dibuka. Rencananya penerbangan tersebut akan transit di Narita, Jepang, dengan mengoprasikan pesawat berbadan lebar (wide body) boeing 777. Alasan mengapa transit di Narita adalah karena rute tersebut melewati Narita, Jepang. Jadi diputuskan untuk melalui proses transit penerbangan.

Lolosnya Indonesia pada FAA kategori 1 rencananya akan dimanfaatkan oleh Garuda Indonesia untuk memperluas jaringan penerbangannya. Kementrian transportasi telah menerima surat dari kedutaan Amerika yang menyatakan bahwa Indonasia telah masuk dalam kategori 1. Dalam hal ini, berarti maskapai lokal termasuk Garuda Indonesia diizinkan untuk terbang ke Amerika dan membuat perjanjian kode Sharing dengan maskapai Amerika.

Jangan lupa tersedia promo dan diskon last minute dari maskapai populer Indonesia: Lion Air, Garuda Indonesia, AirAsia, Sriwijaya, Citilink, Wings Air, Batik Air.

Sebelum kabar gembira ini mencuat, terdapat sebuah kekhawatiran serius atas pengawasan penerbangan sipil oleh regulator serta sistem pengendalian operasional FAA yang menurunkan rating keselamatan penerbangan Indonesia ke kategori 2 pada tahun 2007 silam sehingga rute penerbangan Indonesia – Amerika pun dihentikan. Kekhawatiran ini disusul dengan adanya sebuah pencabutan larangan terbang oleh Eropa untuk tiga maskapai Indonesia yaitu Lion Air, Batik Air, dan Citilink.

Namun, setelah perbaikan yang menyeluruh, maka industri penerbangan Indonesia seperti diberikan sebuah kepercayaan kedua, dengan pencapaian rating yang lebih tinggi sebagai sebuah kesempatan bagi Garuda yang bisa memperoleh keuntungan untuk menambah rute yang menguntungkan ke Amerika Utara. Dengan penetapan ini, maka Garuda Indonesia menjadi satu-satunya maskapai penerbangan Indonesia yang melayani penerbangan ke Eropa.

Sebuah Kado Untuk Indonesia pada Hut RI 71

Pada bulan Agustus 2016 lalu, bertepatan dengan HUT RI 71 merupakan sebuah kado terindah untuk Indonesia dan tentunya bagi dunia penerbangan Indonesia atas perolehan FAA kategori 1. Dengan mencuatnya kabar berita tersebut, maka maskapai Indonesia dapat melayani rute terbang ke Amerika. Hasil laporan resmi ini telah diterima dari FAA.
Audit yang dilakukan oleh FAA sudah berlangsung dalam kurun waktu 10 tahun dan tidak pernah selesai. FAA melontarkan beberapa persyaratan untuk dipenuhi agar sebuah maskapai penerbangan Indonesia masuk dalam kategori 1. Beberapa syarat yang mesti dipenuhi adalah sumber daya manusia dan perencanaan.

Hasil kerja keras pemerintah dan industri maskapai penerbangan Indonesia mulai terlihat. Sebuah bantuan dari Otoritas Penerbangan Sipil Amerika Serikat melalui FAA menetapkan Indonesia mampu mendapatkan FAA kategori 1. Kenaikan peringkat ini menjadi sebuah kado bagi HUT Kemerdekaan RI ke-71. Dengan ini maka seluruh maskapai nasional yang teregistrasi PK bisa terbang ke Negeri Paman Sam. Maka karena pencapaian luar biasa inilah seluruh maskapai nasional Indonesia mempersiapkan diri untuk penambahan rute baru.

FAA kategori 1 ini tercapai dengan adanya audit FAA yang mempertimbangkan tiga aspek penilaian (annexes) utama, yaitu regulasi, oprasional dan kelaikudaraan. Selain itu sebuah sumber daya manusia, kelaikan pesawat udara, operasi pesawat udara, memenuhi dokumen-dokumen yang disarankan penerbangan sipil internasional.

Garuda Indonesia Berencana Terbang kembali Ke Amerika

Maskapai andalan Indonesia, Garuda Indonesia akan berencana terbang kembali ke Amerika Serikat. Hal ini disebabkan karena naiknya kategori otoritas penerbangan Indonesia dalam penilaian FAA kategori 1. Dengan naiknya kategori ini, maka penerbangan Indonesia dinilai telah berhasil mengutamakan keselamatan dan keamanan. Hal ini dapat menjadi sebuah senjata utama dalam pemasaran maskapai penerbangan Indonesia, termasuk Garuda Indonesia di mata masyarakat Amerika Serikat.

Direktur utama Garuda Indonesia, Arif Wibowo mengatakan bahwa rencana penerbangan ke Amerika Serikat sudah masuk dalam rencana lima tahunan perusahaan. Yang artinya rute ini sudah dituliskan dalam rencana tahunan perusahaan sebelum adanya FAA kategori 1 diputuskan. Entah sebuah kebetulan untuk penambahan rute tersebut justru diperkuat dengan adanya FAA kategori 1 yang sudah diraih oleh penerbangan nasional Indonesia.

maskapai-indonesia-garuda

Melihat jumlah penumpang yang besar, Garuda Indonesia akan menggunakan kesempatan ini sebagai kesempatan emas untuk sebuah keuntungan besar. Demi memajukan ranah penerbangan Indonesia. Rencananya, untuk terbang ke Amerika, Garuda Indonesia akan menggunakan pesawat Boeing B777-300. Pesawat jenis ini utilisasinya masih bisa ditingkatkan. Sementara Pesawat B777 yang saat ini melayani rute ke Timur Tengah dapat dipindah ke rute Amerika. Sedangkan sebagai penggantinya dapat menggunakan pesawat berjenis Airbus A330-300.

Beberapa strategi pun telah dibuat oleh pihak maskapai. Salah satunya adalah pemilihan tempat transit. Pemilihan tempat transit, rencana akan dilakukan di Tokyo, Jepang dibandingkan lewat Biak. Hal ini dikarenakan adanya sebuah pertimbangan komersial. Jika lewat Jepang, masih memungkinkan untuk melakukan aktifitas komersial, selain dapat menambah avtur. Jika lewat Biat, hanya dapat melakukan penambahan avtur saja karena pasar komersialnya dinilai kecil dibandingkan dengan Jepang. Selain alasan tersebut, Jepang masih terbuka fifth freedom traffic rights bagi penerbangan Indonesia. Sehingga ada kemungkinan maskapai Indonesia bisa melakukan penambah penumpang dari Jepang sebelum menuju ke Amerika Serikat. Sedangkan kota yang menjadi tujuan utaman penerbangan dengan rute ini adalah New York dan Los Angeles.

Ketika Duta Besar Amerika Serikat Ad Intertim untuk Indonesia Brian McFeeters memberikan penyataan lolos audit tersebut kepada Mentri Perhubungan Budi Karya Sumadi, selanjutnya pemerintah RI meminta agar seluruh pemangku kepentingan untuk mempertahankan predikat tersebut. Pemangku kepentingan tersebut tak lain adalah Kementrian Perhubungan sebagai regulator, maskapai penerbangan sebagai operator, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) sebagai pengelola navigasi penerbangan, serta tak ketinggalan pihak PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II.

Rute perjalanan ini dianggap siap oleh pihak Garuda Indonesia untuk sebuah penambahan rute Penerbangan Indonesia – Amerika. Setelah penambahan rute ini dinilai berhasil, maka tak menutup kemungkinan bahwa akan disusul dengan maskapai lain dengan rute baru ke Eropa. Dengan demikian maka Indonesia diharapkan dapat bersaing dalam segi ekonomi di ranah Internasional.

Dengan adanya FAA kategori 1, diharapkan untuk mempersiapkan diri untuk mengajukan izin kepada otoritasi penerbangan sipil Amerika Serikat. Selain itu semua pihak diharapkan untuk selalu konsisten dan tidak lengah dalam bertugas. Hal ini dihimbau agar peringkat penerbangan Indonesia tidak mengalami penurunan dan kembali menjadi kategori 2.

Namun, bagi pelanggan yang terpenting adalah sebuah komitmen dari masing-masing maskapai untuk menjaga kualitasnya dalam segi pelayanan dan keamanan. Karena pada hakikatnya keamanan dalam penerbangan adalah menjadi sebuah prioritas bagi konsumen. Kemudahan rute yang akan dikeluarkan oleh Garuda Indonesia diharapkan memberikan sebuah penyegaran bagi dunia penerbangan Indonesia, selain itu sebuah kemudahan untuk melakukan perjalan dengan penerbangan Indonesia – Amerika.

Tak hanya Garuda Indonesia, maskapai lainnnya pun diharapkan dapat terbang ke Amerika. Agar konsumen memiliki beberapa pilihan dalam mencari maskapai penerbangan. Hal ini pun akan menjadi sebuah persaingan sehat dalam ranah penerbangan Indonesia. Nah, bagaimana menurut anda? Apakah anda salah satu penumpang setia moda transportasi udara? Untuk komentarnya bisa anda tulis dalam kolom komentar dibawah ini ya!

Related Post