Maskapai Ini Siap Antarkanmu ‘Tumpak Kandang’ di Pulau Dewata

Pariwisata Indonesia bukan hanya kaya akan keindahan alamnya. Namun, beragam seni dan budaya di Indonesia juga menjadi unggulan pariwisata yang dimiliki setiap daerah. Bahkan saking banyaknya, satu daerah bisa memiliki lebih dari satu karya seni juga budaya yang ditonjolkan untuk menunjang pariwisata setempat. Dengan banyaknya seni dan budaya yang ada, memang tidak salah bila bangsa Indonesia disebut sebagai salah satu surganya seni dan budaya di dunia. Salah satunya adalah seni dan budaya yang ada di Pulau Dewata, yang memang dikenal sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Indonesia. Pulau Dewata atau Bali memiliki beragam wisata, seni dan budaya yang wajib kita eksplore sebagai orang Indonesia. Mulai dari tari-tari, upacara-upacara adat, dan budaya-budaya lain yang memiliki makna dan keunikan masing-masing. Di Pulau Dewata, hampir setiap hari terdapat ritual-ritual yang bisa dinikmati. Salah satu budaya yang bisa dinikmati di Pulau Dewata adalah festival Tumpak Kandang. Lantas apa itu festival budaya Tumpak Kandang? Kapan festival Tumpak Kandang dilakukan? Bagaimana jika ingin menyaksikannya? Yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Festival Budaya Tumpak Kandang

Festival budaya Tumpak Kandang merupakan salah satu event festival budaya Bali. Tumpak Kandang, festival unik di Bali ini bertujuan untuk memuliakan seluruh jenis binatang peliharaan, seperti sapi, kerbau, babi, dan ayam. Dalam bahasa mudahnya, event Tumpak Kandang merupakan acara selamatan atau ungkapan terima kasih atau rasa kasih kepada semua binatang, khususnya binatang ternak atau hewan peliharaan di semua desa-desa di Pulau Bali. Festival budaya Bali ini utamanya dilakukan oleh para pemeluk agama Hindu.

Mengapa binatang-binatang peliharaan perlu dimuliakan? Hal ini merupakan salah satu ritual atau kepercayaan yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga mereka. Selain itu karena dalam kehidupan sehari-hari, mereka memakan daging hewan yang sedikit banyak dipercaya dapat membawa pengaruh pada sifat, tabiat dan karakter manusia yang memakannya. Maka dari itu, pada hari yang ditentukan sebagai hari ritual Tumpak Kandang, mereka menyucikan diri guna menetralisirkan kekuatan-kekuatan binatang dalam diri mereka.

Makna dari ritual Tumpak Kandang adalah untuk memberikan kesucian pada binatang-binatang peliharaan mereka agar dapat memberikan kesejahteraan bagi umat manusia. Selain itu, festival unik di Bali ini juga bertujuan untuk menjaga tradisi yang dipercaya dapat memelihara kelestarian alam, keseimbangan ekosistem dalam mewujudkan hubungan yang harmonis sesama umat manusia, lingkungan dan Tuhan Yang Maha Esa (Tri Hita Karana).

Tumpak Kandang disebut juga dengan Tumpek “Wewalungan” yaitu umat yang memuja Ida Betara Siwa dalam manifestasi sebagai Rare Angon (kepercayaan umat Hindu). Festival Tumpak Kandang dilakukan dengan mempersembahkan rangkaian janur (daun kelapa muda) yang dikombinasikan dengan bunga-bunga, kue juga buah-buahan. Untuk hewan sapi, kerbau, gajah, kuda, dan beberapa hewan semacamnya, pada saat ritual Tumpak Kandang ini akan dibuatkan bebanten berupa tumpeng tetebasan, panyeneng, sesayut dan canang raka. Kemudian untuk hewan babi dan sejenisnya akan dibuatkan tumpeng, canang raka, penyeneng, ketipat dan belayag. Dan untuk bebanten sebangsa unggas seperti ayam, itik, burung, angsa dan lain-lainnya.

Event Tumpak Kandang ini dilakukan setiap 210 hari sekali atau kurang lebih dalam enam bulan sekali. Festival unik di Bali ini tepatnya digelar saat hari Sabtu Kliwon Wuku Uye. Kliwon Wuku Uye ini sendiri merupakan sistem penanggalan atau format perhitungan kalender di Bali dan Jawa. Tahun ini, festival Tumpak Kandang telah dilakukan pada Bulan April lalu. Dan kembali akan dilakukan pada Bulan November nanti. Berdasarkan informasi dari Bali Ceremonies Calendar, acara Tumpak Kandang tepatnya akan dilakukan kembali pada hari Sabtu, 26 November 2016 nanti. Bagaimana, apakah tertarik menyaksikan event Tumpak Kandang ini?

Beberapa Maskapai Dengan Rute Ke Bandara Ngurah Rai

Bicara soal event budaya Tumpak Kandang, bicara juga soal traveling ke Bali. Dan bicara soal traveling ke Bali, kita juga bicara pesawat yang terbang kesana. Yap, seperti yang kita tahu Bali sebagai daerah tujuan wisata memiliki Bandara Internasional Ngurah Rai yang disinggahi berbagai macam maskapai penerbangan baik domestik maupun internasional. Jadi tak perlu khawatir untuk bisa sampai kesana. Untuk dapat terbang langsung ke Bali dengan harga tiket murah di bulan November nanti, berikut beberapa rekomendasi maskapai penerbangan yang bisa dipilih.

  1. Harga tiket pesawat Garuda Indonesia [terbang dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta] hari jum’at 25 November 2016 sebesar Rp 829.500,-
  2. Harga tiket pesawat Garuda Indonesia [terbang dari Bandara Juanda, Surabaya] hari jum’at 25 November 2016 sebesar Rp 564.000,-
  3. Harga tiket pesawat Garuda Indonesia [terbang dari Sultan Hasanuddin, Makasar] hari jum’at 25 November 2016 sebesar Rp 759.000,-
  4. Harga tiket pesawat Citilink [terbang dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta] hari jum’at 25 November 2016 sebesar Rp 643.500,- (Ada diskon Rp. 250.000,- saat tulisan ini ditulis, sehingga harga tiket pesawat menjadi Rp. 393.500,-)
  5. Harga tiket pesawat Citilink [terbang dari Bandara Juanda, Surabaya] hari jum’at 25 November 2016 sebesar Rp 368.500,-
  6. Harga tiket pesawat Air Asia [terbang dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta] hari jum’at 25 November 2016 sebesar Rp 700.000,-
  7. Harga tiket penerbangan Lion Air [terbang dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta] hari jum’at 25 November 2016 sebesar Rp 890.000,-
  8. Harga tiket penerbangan Lion Air [terbang dari Bandara Juanda, Surabaya] hari jum’at 25 November 2016 sebesar Rp 454.000,-
  9. Harga tiket penerbangan Sriwijaya Air [terbang dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta] hari jum’at 25 November 2016 sebesar Rp 836.000,-
  10. Harga tiket penerbangan Sriwijaya Air [terbang dari Bandara Juanda, Surabaya] hari jum’at 25 November 2016 sebesar Rp 878.600,-

Nah itulah beberapa penerbangan domestik menuju Bandara Ngurah Rai Denpasar yang bisa dimanfaatkan untuk menikmati festival budaya Bali berupa Tumpak Kandang November nanti. Sebagai catatan, harga tiket pesawat diatas diakses pada website maskapai penerbangan masing-masing pada 14 Agustus 2016.

Tips traveling ke Bali

Bali. Bali. Bali….

Berlibur ke Bali sekarang ini bukan hanya mimpi, karena traveling ke Bali sangat mudah dilakukan. Agar traveling ke Bali lebih menyenangkan, berikut beberapa tips traveling ke Bali.

1. Pahami Pulau Bali secara keseluruhan

Salah satu poin penting yang harus diingat jika ingin traveling ke Bali adalah Pulau Bali itu luas. Pulau Bali bukan hanya terdiri dari satu kota saja, namun terdiri dari berbagai kota dan kabupaten dengan budaya dan kekayaan alamnya masing-masing. So, memahami Bali secara keseluruhan wajib dilakukan sebelum jalan-jalan ke Bali. Sebelum berangkat, pikirkan dan tuliskan apa saja yang ingin dilakukan. Dan kemudian carilah informasi di internet, tempat-tempat mana saja yang bisa dilakukan untuk memenuhi aktivitas yang diinginkan.

2. Buat Itinerary yang jelas

Saat berpergian, menyusun itinerary yang jelas dapat membuat perjalanan jauh lebih mudah. So, sebelum traveling ke Pulau Bali, susunlah jadwal dan tujuan yang jelas. Catatlah pula jadwal festival budaya Bali jika ingin menikmati budaya unik di Bali, termasuk salah satunya Tumpak Kandang di bulan November nanti.

Jangan lupa tersedia promo dan diskon last minute dari maskapai populer Indonesia: Lion Air, Garuda Indonesia, AirAsia, Sriwijaya, Citilink, Wings Air, Batik Air.

Cara membuat itinerary yang mudah adalah dengan memikirkan tempat mana saja yang ingin dikunjungi. Pikirkan pula waktu yang tepat untuk menuju tempat tersebut. Misal ingin melihat sunrise di Pantai Sanur, tentu saja pagi hari sudah harus stand by di Pantai Sanur. Selain itu, lebih baik menyusun jadwal berdasarkan kedekatan tempat yang ingin di kunjungi, jangan meloncat-loncat dari satu kota ke kota yang lebih jauh. Karena bila hal tersebut dilakukan, waktu akan terbuang banyak di perjalanan saja.

3. Pilih Maskapai Penerbangan yang sesuai

Sebelum membeli tiket pesawat, pastikan untuk mencari harga tiket yang murah namun dengan maskapai penerbangan yang nyaman. Beberapa daftar maskapai dengan rute ke Bali diatas, bisa menjadi patokan sebelum pergi ke Bali. Namun untuk harga tiket diatas bisa berubah-ubah bergantung pada pihak maskapai. So, ceklah harga tiket di beberapa maskapai penerbangan yang berbeda sebelum pergi ke Bali.

Gunakan pula aplikasi pencari tiket yang kadang juga memberikan diskon khusus. Selain itu, jangan memesan tiket pesawat dekat-dekat dengan hari keberangkatan. Lebih baik bila dijeda beberapa hari sebelum berangkat. Hal ini untuk menghindari harga tiket pesawat yang melonjak. Bila dalam kasus terdapat promo bulanan maskapai, memilih tiket pesawat tersebut juga bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi kantong.

4. Rencanakan transportasi dan akomodasi selama di Bali

Merencanakan transportasi dan akomodasi saat di Pulau Bali wajib hukumnya agar tujuan liburan disana lebih menyenangkan. Untuk akomodasi, pilihlah penginapan yang sesuai dengan budget dan lokasi yang ingin dikunjungi. Misal ingin berjemur lama-lama di Pantai Kuta, berarti harus memilih penginapan di sekitar Pantai Kutai. Atau misal ingin ke Pantai Lovina, maka lebih baik memilih akomodasi yang tak jauh dari Pantai Lovina. Sekali lagi, biar waktu yang dimiliki tidak terbuang di jalan.

Kemudian untuk transportasi, karena transportasi di Bali belum terintegrasi antar tempat wisatanya, maka ada baiknya untuk menyewa kendaraan saja. Bila hanya untuk dua orang, lebih baik menyewa sepeda motor, namun bila untuk satu keluarga, sewalah mobil yang cukup dan nyaman untuk perjalanan ke sana-sini. Saat ini, banyak hotel atau penginapan yang juga menyewakan kendaraan, maka tak perlu khawatir untuk mendapatkan sewa kendaraan.

5. Pahami jalan-jalan di Bali

Memahami jalanan di Bali juga penting untuk menunjang perjalanan yang aman dan nyaman. Walau sekarang sudah ada teknologi GPS, namun ada kalanya GPS tidak berfungsi dengan baik. So, lebih baik jika memahami jalanan sebelum traveling ke Bali. Akseslah Google map atau wikimapia untuk memahami jaringan jalan antar tempat wisata yang ingin dikunjungi, termasuk lokasi pertunjukkan seni dan budaya yang ada. Saat sudah di jalanan Bali, bila bingung dengan rute jalan, pastikan untuk tidak sungkan bertanya pada penduduk setempat. Karena malu bertanya sesat di jalan bukan?

6. Pilih makanan yang sesuai

Di Bali, banyak tempat makan yang bisa dikunjungi selama berada di Bali. Namun pastikan untuk memilih makanan yang sesuai. Misal, jika seorang muslim tentu harus makan makanan yang halal. Nah di Bali, banyak makanan yang mengandung babi. Tapi tenang, di Bali juga ada makanan yang halal kok! Nah carilah daftar restoran atau tempat makan yang sesuai dengan keinginan. Caranya carilah ulasan tempat makan di internet sebelum berangkat di lokasi-lokasi yang ingin dikunjungi. Atau jika sudah di sana, tanyalah pada orang-orang setempat tentang dimana lokasi tempat makan yang halal.

Selain masalah halal atau tidak, mencoba makanan lokal juga perlu dilakukan. Ke tempat baru, setidaknya harus makan makanan yang menjadi khas setempat kan ya? Tapi jangan lupa tetap memperhatikan halal dan tidaknya makanan yang mau dicoba. Selain itu, bila alergi terhadap makanan tertentu, tetap jangan dicoba ya! Misal alergi ikan laut, jika makanan yang khas adalah makanan laut, ya jangan dicoba. Bisa-bisa perjalanan yang menyenangkan berubah menjadi bencana.

7. Uang Cash yang cukup saat ke pelosok Pulau Dewata

Seperti beberapa daerah lain, di pelosok Pulau Bali tidak terdapat mesin ATM. Nah maka, saat menuju tempat wisata yang berada di pelosok-pelosok Pulau Dewata, jangan lupa membawa uang cash yang cukup. Pastikan cukup untuk membayar retribusi masuk tempat wisata, membayar transportasi (utamanya bensin bila telah menyewa kendaraan), uang makan dan keperluan lain-lainnya ya. Jangan sampai kekurangan uang saat dalam perjalanan ke pelosok. Karena bila bensin yang habis, maka akan sangat menyulitkan. Selain itu, jangan pula menyediakan uang cash dalam jumlah cukup, tapi lebihkan beberapa ratus ribu. Ini untuk mengantisipasi bila ingin membeli olah-oleh di daerah pelosok tersebut. Sayangkan jika sudah jauh-jauh namun tidak membawa oleh-oleh khas daerah tersebut?

Nah itulah ulasan mengenai festival Tumpak Kandang, maskapai yang menuju ke Bali, dan tips traveling ke Bali. So, sudah siap-siap ke Bali? Yuk berangkat yuk! Jangan lupa ikuti festival budaya Bali dan pilihlah maskapai penerbangan yang menurut kamu nyaman ya! Happy travelling, people!