See The Real Indonesia!

Hai, kami adalah Indoneo! – Profesional muda yang sangat antusias dalam bidang Tour & Adventure dari kota Yogyakarta yang indah.

Dengan pengetahuan lokal kami yang sangat dalam, pemandu wisata ramah dan ratusan tempat yang bisa dikunjungi menjadikan Anda tidak akan pernah kekurangan pilihan untuk berwisata. Bersama kami melihat pulau-pulau tropis, pantai yang masih alami, ombak, gunung berapi, satwa liar, mengunjungi masyarakat dengan budaya yang unik, dan mencicipi berbagai masakan yang nikmat. Kami akan memberikan Anda pengalaman perjalanan terbaik dalam hidup Anda – karena Anda adalah prioritas kami!

INDONEO.COM PAKET WISATA DAPATKAN QUOTE GRATIS

HARGA KOMPETITIF   –   GRUP BESAR DISKON   –   PAKET WISATA UNIK   –   TOUR CUSTOM

Kejutan! Indonesia Punya Destinasi Wisata Migas

Sudah pernah mencoba menyambangi tempat wisata yang berbau migas? Bukan hanya menarik dan asyik untuk mengisi liburan, pastinya wisata migas juga akan menjadi salah satu destinasi traveling anti mainstream yang edukatif. Salah satunya seperti mengenal lebih dalam migas yang ada di Indonesia. Sangat menguntungkan dan menyenangkan, bukan? Apalagi jika kamu mengunjungi destinasi tersebut berbekal tiket pesawat murah yang semakin membuatmu hemat di dalam menganggarkan dana liburan.

Tetapi pertanyaannya, apakah di Indonesia sudah tersedia destinasi wisata migas? Jawabannya yaitu ada! Untuk mendapatkan informasi mengenai latar belakang, lokasi dan berbagai informasi penting terkait destinasi wisata migas Indonesia lebih lengkap, kamu harus membaca pembahasan yang ada di dalam artikel ini hingga tuntas.

Siap berpetualang?

Wisata Migas Indonesia Ada di Wonocolo

Migas merupakan komoditi yang termasuk sebagai turunan dari hasil minyak bumi dan gas. Barang migas sendiri contohnya yakni minyak tanah, solar, bensin, gas alam, batu bara dan masih banyak lagi. Istilah migas juga banyak digunakan sehubungan dengan perdagangan ekspor maupun impor. Barang-barang migas dapat dijumpai di industri pertanian, perikanan, perkebunan, pertambangan (selain migas), dan peternakan. Itulah sedikit pengenalan mengenai migas, yang mungkin selama ini sudah sering kamu dengar. Terutama bagi kamu yang mengambil pendidikan di jurusan terkait migas atau pertambangan. Nah, salah satu kawasan penambangan minyak di Indonesia sendiri bisa kamu temukan di Desa Wonocolo, Bojonegoro, yang saat ini sudah dikembangkan menjadi destinasi wisata migas pertama di Indonesia.

destinasi-wisata-indonesia

Salah satu sumur minyak tradisional yang berada di wilayah Desa Wonocolo, Kabupaten Bojonegoro terpilih sebagai destinasi wisata migas Indonesia. Sumur tersebut telah beroperasi selama lebih dari 100 tahun, secara tradisional serta dikelola langsung oleh masyarakat setempat. Sebagaimana yang diketahui, mayoritas warga masyarakat Desa Wonocolo telah bertumpu pada kelangsungan sumur tradisional minyak tersebut.

Akan tetapi, produksi minyak secara alami memang akan mengalami penurunan. Dengan demikian, suatu saat minyak tersebut tidak akan dapat diproduksi kembali. Berdasarkan adanya fakta tersebut, Desa Wonocolo akhirnya terpilih untuk diproyeksikan menjadi destinasi wisata migas yang pertama di Indonesia.

Keputusan tersebut juga bukan semata-mata hanya karena adanya sumur minyak berusia lebih dari 100 tahun di Desa Wonocolo. Pasalnya, desa tersebut dinilai sebagai destinasi yang sangat unik. Para warga masyarakat setempat beraktivitas untuk memproduksi minyak secara tradisional dari sumur-sumur tua dalam kurun waktu lebih dari 100 tahun lamanya. Maka dari itu, dengan tujuan menjaga keunikan local heritage yang ada di Desa Wonocolo itulah menjadikannya terpilih sebagai destinasi wisata migas pertama Indonesia dengan nama “Petroleum Geoheritage Wonocolo”.

Lebih lanjut, Petroleum Geoheritage Wonocolo didirikan berdasarkan pada keunikan yang sudah dari beratus-ratus tahun dimiliki oleh struktur Geologi Desa Wonocolo, seperti yang diungkapkan dalam pembahasan di atas. Oleh karena itu, salah satu kegiatan wisata yang paling menonjol dari destinasi ini adalah mengajak pengunjung wisata untuk menyaksikan lebih dekat dan secara langsung proses penambangan minyak tradisional yang sangat eksotik. Dengan menampatkan tiang penyangga kayu pada masing-masing sumur minyak, perlengkapan penambangan benar-benar dioperasikan dengan menggunakan cara tradisional. Untuk melakukan kegiatan tersebut, disediakan alat transportasi di lokasi wisata yang khusus mampu mengangkut pengunjung dengan menyesuaikan medan yang ada.

“Petroleum Geoheritage Wonocolo” Diresmikan Sejak 25 Juli 2016

PT Pertamina (Persero) telah meresmikan Petroleum Geoheritage Wonocolo yang berada di Desa Wonocolo, Kabupaten Bojonegoro, sebagai pusat destinasi wisata migas pertama di Indonesia sejak Senin 25 Juli 2016. Peresmian tersebut dilakukan seiring tidak diproduksikannya kembali sejumlah sumur minyak yang ada di Desa Wonocolo sejak secara alami selama lebih dari 100 tahun menjadi sumber keberlangsungan hidup mayoritas warga masyarakat setempat.

destinasi-wisata-indonesia-2

Sebagaimana yang telah disinggung dalam pembahasan sebelumnya, sebagai lokasi wisata dengan struktur geologi yang unik Desa Wonocolo menyuguhkan pengalaman wisata pemandangan lokasi penambangan tradisional, namun juga dapat melakukan berbagai aktivitas lainnya. Terkait struktur geologi unik yang dimiliki oleh Desa Wonocolo tersebut tidak lain adalah karena merupakan daerah sisi barat perbukitan Bojonegoro, yang berbatasan dengan Kabupaten Tuban, Kabupaten Blora, dan Kecamatan Cepu, Jawa Tengah.

Wonocolo sebagai destinasi desa wisata diharapkan dapat menjadi solusi jitu dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan tanpa harus mengorbankan kesejahteraan warga masyarakat yang menetap di wilayah sumur tua.

Traveling ke Wonocolo memang tujuan utamanya adalah untuk menyambangi sumur minyak tua di destinasi tersebut. Dimana keberadaan sumur-sumur tua tradisional di Desa Wonocolo dioperasikan dengan tiang penyangga berupa kayu atau tripod. Operasi penambangan tradisional akan terkesan sangat menarik ketika kamu melihat langsung bagaimana para penambang sangat terampil dalam menggerakkan slink sekaligus mengarahkan timba minyak ke dalam lubang sumur. Pemandangan yag tentunya sangat langka dan tidak akan kamu temukan dari destinasi wisata lainnya di Indonesia. Akivitas menarik lainnya yang bisa kamu saksikan diantaranya adalah penambang-penambang Desa Wonocolo menarik timba minyak menggunakan mesin truk bekas yang sebelumnya sudah terlebih dahulu dimodifikasi.

Karena aktivitas tersebut, bahkan wilayah pertambangan yang dikelola PT Pertamina EP Field Cepu Asset 4 yang telah disulap menjadi satu-satunya destinasi wisata yang mengenalkan sumur minyak di Indonesia tersebut dinilai sangat cocok menjadi kawasan wisata edukasi. Bukan hanya edukasi yang berhubungan dengan penambangan minyak tradisional, namun juga pengetahuan terkait berbagai fosil binatang maupun manusia purba di sekitar Desa Wonocolo. Hal tersebut pastinya menjadi nilai tambah pembelajaran sejarah yang ada di Desa Wonocolo. Disebutkan pula bahwa di sekitar daerah wisata Petroleum Geoheritage Wonocolo diprediksi sebagai lokasi keberadaan sungai purba, sebagai sungai yang pada masanya mengaliri pantai utara hingga pantai selatan Jawa.

Tidak cukup sampai di situ, Desa Wonocolo juga menyajikan energi terbarukan berupa panas bumi, yang ketika diolah menjadi geotermal. Mengingat potensi kekayaan energi di wilayah tersebut juga sangat besar, maka siswa SD yang tinggal di kawasan Wonocolo maupun daerah Bojonegoro lainnya sudah mendapatkan pelajaran mengenai dasar-dasar geoheritage.

“Do & Don’t” Wisata ke Wonocolo

Berwisata kemana pun pastinya harus memperhatikan hal-hal apa saja yang semestinya tidak boleh dilakukan dan yang boleh dilakukan. Demikian halnya ketika kamu menyambangi wisata Petroleum Geoheritage Wonocolo yang terletak di Kabupaten Bojonegoro.

Jangan lupa tersedia promo dan diskon last minute dari maskapai populer Indonesia: Lion Air, Garuda Indonesia, AirAsia, Sriwijaya, Citilink, Wings Air, Batik Air.
1. Berhati-hati dan Waspada Dengan Kondisi Lokasi Penambangan

Mengunjungi wisata migas seperti yang ada di Wonocolo sudah bisa dipastikan menuntut kamu, saat berada di lokasi penambangan khususnya untuk sangat hati-hati dan waspada. Mengingat kamu juga bukan ahli seperti para penambang tradisional Wonocolo yang sudah terbiasa dan berpengalaman dalam berhadapan dengan kondisi sekitarnya. Tentunya hati-hati yang dimaksud di sini adalah tidak terlalu berlebihan ketika ingin mengetahui lebih jelas mengenai proses penambangan langsung pada lokasi yang kamu inginkan. Pasalnya, bagaimana pun proses penambangan, khususnya minyak juga memiliki risiko tersendiri. Misalnya seperti lokasi yang cukup licin untuk dijamah menggunakan kaki telanjang atau alas kaki yang tidak tepat. Dalam rangka menanggulangi risiko semacam ini, telah disediakan alat transportasi seperti halnya jeep untuk membantu kamu berkeliling mengunjungi sumur-sumur tua yang digunakan menambang minyak di Wonocolo dengan aman.

Selain itu, pastikan kamu sudah mengetahui berbagai hal yang tidak boleh dilakukan di wisata migas Wonocolo, khususnya dari tour guide yang mendampingi. Bukan hanya tour guide, kamu juga boleh mencoba bertanya kepada masyarakat setempat mengenai kondisi sekitar agar bisa menikmatinya secara nyaman dan aman.

destinasi-wisata-indonesia-1

2. Akses Menuju Petroleum Geoheritage Wonocolo Berupa Jalan Terjal Perbukitan

Mengingat Wonocolo berada di Bojonegoro dengan wilayah perbukitan, tentunya kamu juga harus menyiapkan kondisi tubuh agar benar-benar fit. Menikmati pemandangan indah dari atas kawasan perbukitan sudah pasti akan menjadi pengalaman menakjubkan selama kamu berada di Wonocolo. Namun, ketika kondisi kesehatan kurang fit hanya akan membuat kamu kehilangan kesempatan itu. Bukan hanya untuk menikmati pemandangan, untuk bisa mencapai ke lokasi Petroleum Geoheritage Wonocolo sendiri kamu membutuhkan perjuangan sekaligus kewaspadaan ekstra. Terlebih karena lokasi Petroleum Geoheritage Wonocolo berada di atas kawasan bukit yang dikepung oleh hamparan hutan jati.

3. Rumah Singgah Wahana Wisata Wonocolo Sebagai Ganti Agen Perjalanan Wisata

Karena Petroleum Geoheritage Wonocolo merupakan destinasi yang tergolong masih sangat baru, di dalam menjelajahinya tentu akan lebih mudah jika kamu menggunakan jasa agen traveling. Namun, bukan perkara mudah menemukan travel agent yang bisa mengantarkan kamu menikmati pesona Bojonegoro, khususnya Petroleum Geoheritage Wonocolo. Dengan begitu, solusi yang paling tepat digunakan yakni berwisata tanpa bantuan agen dan langsung mampir ke Petroleum Geopark atau Rumah Singgah Wahana Wisata Migas yang sudah disediakan di Wonocolo.

  • Rumah singgah menyajikan informasi sejarah Petroleum Geoheritage
  • Nantinya di rumah singgah yang setiap harinya dijaga oleh petugas Dinas Pariwisata tersebut kamu bisa mendapatkan banyak informasi terkait sejarah sumur tua Wonocolo, lokasi kuliner setempat, hingga melihat langsung fosil kepala gajah purba dan sejumlah fosil lainnya yang sengaja dipamerkan di dalamnya.

  • Selebaran mengenai lokasi sumur tua Petroleum Geoheritage sudah dipersiapkan
  • Kamu juga bisa mendapatkan selebaran atau left yang sengaja dipersiapkan di Petroleum Geopark mengenai daya tarik destinasi wisata yang ada di Bojonegoro, panduan untuk menjelajahi destinasi Petroleum Geoheritage hingga lokasi-lokasi sumur tua maupun sumur yang dikelola oleh Pertamina EP.

    Rumah singgah tersebut nantinya akan dikembangkan dengan dilengkapi kamar-kamar semacam penginapan yang pastinya bisa digunakan oleh para traveler yang hendak menginap. Setidaknya saat ini telah tersedia dua kamar yang hanya dikhususkan bagi tamu-tamu pemerintahan. Jika nantinya kamar-kamar lain telah benar-benar direalisasikan, kamu tidak perlu susah-susah berburu hotel atau penginapan selama ingin menginap di kawasan Petroleum Geoheritage. Menarik bukan? Kamu akan belajar lebih banyak lagi mengenai Petroleum Geoheritage dengan kesempatan menginap tersebut.

Akses Bandara Bojonegoro Sedang Dipersiapkan

Salah satu hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan ketika hendak berlibur ke destinasi wisata Petroleum Geoheritage Wonocolo, yakni mengenai akses transportasi udara bagi para pengunjung yang datang dari luar kota, pulau maupun negeri. Pasalnya, hingga saat ini Bojonegoro masih belum memiliki bandara. Maka dari itu, untuk bisa berkunjung ke Bojonegoro, khususnya Wonocolo dengan perjalanan transportasi pesawat hanya bisa memanfaatkan tiket penerbangan menuju:

1. Bandara Internasional Juanda di Surabaya

Jika memutuskan untuk menggunakan tiket pesawat ke Bandara Juanda ini, kamu setidaknya harus menempuh perjalanan sekitar 110 km menggunakan berbagai pilihan alat transportasi.

2. Bandara Notohadinegoro di Jember

Bisa dikatakan jarak antara Jember dan Bojonegoro terbilang cukup jauh. Pasalnya, memilih singgah di Bandara Notohadinegoro akan membuat kalian menempuh jarak sekitar 300 km hingga sampai ke Bojonegoro.

3. Bandara Blimbingsari di Banyuwangi

Sebagaimana yang diketahui, Banyuwangi merupakan kabupaten yang letaknya paling timur Provinsi Jawa Timur. Sehingga untuk bisa sampai ke Bojonegoro, setidaknya kamu harus bersedia menempuh jarak yang terbilang cukup jauh yakni mencapai hampir 400 km.

destinasi-wisata-indonesia-3

Melihat jarak yang harus ditempuh tersebut, sudah pasti untuk menghemat waktu hingga biaya yang harus kamu keluarkan, sangat disarankan agar kamu membeli tiket pesawat dengan penerbangan ke Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Setidaknya dengan begitu kamu hanya perlu menempuh jarak sejauh 110 km untuk sampai ke Bojonegoro. Entah nantinya akan menggunakan transportasi publik maupun memutuskan menyewa kendaraan dari Surabaya untuk dibawa ke Bojonegoro.

Kendati demikian, rupanya pemerintah setempat sedang mempersiapkan pembangunan Bandara Bojonegoro. Untuk tahun 2016 ini, tahap pembangunan bandara baru sampai ke pembebasan lahan. Oleh karena itu, dijadwalkan pada 2017 nanti bandara sudah mulai dibangun. Dengan dibangunnya bandar udara di Bojonegoro, nantinya bagi traveller yang ingin mengunjungi Petroleum Geoheritage Wonocolo maupun sejumlah destinasi wisata lainnya yang menjadi pesona Bojonegoro akan lebih mudah karena aksesnya bisa ditempuh menggunakan pesawat.

Nah, untuk bisa berwisata di Petroleum Geoheritage, tempat traveling anti mainstream di kawasan desa Wonocolo ini kamu lebih baik booking tiket pesawat murah secara online melalui situs booking online Tiket2.com. Bukan hanya memberikan penawaran harga yang murah, namun kamu juga bisa menemukan penawaran promo hingga tiket gratis hanya di Tiket2.com. Selamat berlibur!