See The Real Indonesia!

Hai, kami adalah Indoneo! – Profesional muda yang sangat antusias dalam bidang Tour & Adventure dari kota Yogyakarta yang indah.

Dengan pengetahuan lokal kami yang sangat dalam, pemandu wisata ramah dan ratusan tempat yang bisa dikunjungi menjadikan Anda tidak akan pernah kekurangan pilihan untuk berwisata. Bersama kami melihat pulau-pulau tropis, pantai yang masih alami, ombak, gunung berapi, satwa liar, mengunjungi masyarakat dengan budaya yang unik, dan mencicipi berbagai masakan yang nikmat. Kami akan memberikan Anda pengalaman perjalanan terbaik dalam hidup Anda – karena Anda adalah prioritas kami!

INDONEO.COM PAKET WISATA DAPATKAN QUOTE GRATIS

HARGA KOMPETITIF   –   GRUP BESAR DISKON   –   PAKET WISATA UNIK   –   TOUR CUSTOM

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terapkan EFB di Indonesia

Sepanjang 2016 maskapai penerbangan Indonesia Citilink memang berhasil meraih berbagai penghargaan. Dimana hal tersebut tentunya menjadi bukti bahwa anak perusahaan dari Garuda Indonesia tersebut terus berkembang dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada setiap pengguna layanannya. Tentunya sebagai maskapai yang bukan hanya memiliki biaya rendah, tetapi juga menyediakan armada pesawat nyaman.

Adapun dari beberapa penghargaan yang didapatkan oleh Citilink di sepanjang 2016 antara lain adalah Social Media Award dan dua penghargaan yang diberikan oleh Itech Magazine didukung Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, yakni ‘TOP ICT Leadership 2016’ dan ‘TOP IT Implementation on Transportation Sector 2016’. Berbekal penghargaan tersebut, Citilink masih terus berusaha untuk memberikan yang terbaik. Dimana Citilink juga berkomitmen untuk menerapkan EFB sebagai bentuk teknologi pesawat modern. Apa itu EFB dan mengapa Citilink menerapkan EFB untuk armada pesawatnya?

Mungkin dari pertanyaan tersebut tidak banyak dari Anda yang sudah mengetahuinya, sehingga melalui pembahasan kali ini kami akan memaparkan sedikit lebih lengkap kepada Anda seputar Electronic Flight Bag (EFB) sebagai teknologi modern yang diterapkan pada pesawat Citilink. Termasuk berbagai informasi penting lainnya yang perlu Anda ketahui mengenai Citilink.

EFB Merupakan Perangkat Tablet Berisi Dokumen Digital Pesawat

Jika selama ini dalam setiap penerbangan, pilot umumnya membaca buku manual pada kokpit guna mengetahui data-data dari pesawat yang mereka kemudikan. Dengan adanya EFB sangat mempermudah pekerjaan pilot sepanjang penerbangan menuju ke bandara tujuan. Penerapan EFB sendiri sejak 10 November 2016 sudah diajukan ke DKPPU atau Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Sebagai tambahan informasi, perangkat EFB merupakan sebuah perangkat tablet. Perangkat tersebut berisi kumpulan dokumen manual pesawat yang sudah disajikan dalam bentuk digital. Sebagaimana diketahui, semua dokumen tersebut merupakan bekal yang sangat penting untuk seluruh awak penerbangan dan dibutuhkan pada semua pesawat Citilink Indonesia.

Kumplan dokumen-dokumen manual yang dimaksudkan sendiri sangat dibutuhkan pada semua operasi penerbangan pesawat. Contohnya yakni dokumen manual operasi grafik penerbangan, informasi rute, informasi bandara, informasi cuaca, perhitungan kinerja, log penerbangan serta masih banyak lagi. Melalui EFB semua dokumen tersebut sudah tersaji menggunakan teknologi bersistem cloud computing atau komputasi awan. Dengan begitu pilot akan lebih mudah dalam mengakses berbagai informasi penerbangan yang sangat dibutuhkan oleh awak penerbangan. Hal tersebut sangat penting guna memastikan operasional pesawat secara lebih fleksibel.

Citilink Terapkan Electronic Flight Bag Sebagai Pengganti Buku Manual

Electronic Flight Bag atau EFB yang diterapkan oleh Citilink sendiri sebagaimana fungsinya, sengaja digunakan maskapai penerbangan Low Cost Carrier tersebut untuk menggantikan buku manual kertas yang ada pada semua armada pesawat yang digunakannya.

Langkah modernisasi teknnologi yang diterapkan oleh Citilink, salah satunya melalui penerapan EFB tidak lain adalah sebagai bentuk perwujudan tujuan utama Citlink untuk menjadi maskapai berbasis teknologi. Bukan hanya itu, termasuk juga dalam mewujudkan tujuan Citilink di dalam mewujudkan sistem penerbangan efisien sekaligus ramah lingkungan. Bukan hanya bertujuan untuk semakin membantu para pilotnya dalam melakukan tugas mereka selama penerbangan. Dengan menerapkan Electronic Flight Bag Citilink memang akan benar-benar ikut serta dalam menjaga lingkungan karena maskapai anak perusahaan Garuda Indonesia tersebut sudah pasti mengurangi jumlah penggunaan kertas yang umumnya digunakan sebagai buku manual dalam setiap penerbangan. Padahal buku manual tersebut juga harus secara berkala diperbaharui.

efb

Menariknya EFB yang diterapkan oleh Citilink merupakan jenis tablet yang sebelumnya sudah mendapatkan persetujuan dari lembaga regulator penerbangan sipil Amerika Serikat yaitu FAA. Bukan hanya FAA, tablet yang dipilih oleh Citilink bahkan disetujui pula oleh EASA yang tidak lain merupakan Badan Keselamatan Penerbangan di Eropa. Termasuk juga sudah memegang sertifikasi keamanan baterai sesuai dengan Regulasi Transportasi PBB (UN 38.3) digunakan sebagai perangkat EFB.

Citilink Indonesia memang berkomitmen untuk terus konsisten dalam melakukan digitalisasi di semua sektor, bukan hanya berpuas pada digitalisasi sektor operasional penerbangan. Selain di sektor operasional penerbangan, Citilink dalam waktu dekat juga akan menerapkan Business Intelligent. Apa itu Business Intelligent? Sebuah alat analisis bisnis yang digunakan Citilink guna melakukan analisis dan manajemen data. Dengan Business Intelligent, data-data yang didapat oleh Citilink akan dapat diolah menjadi insight dan bermanfaat membantu proses pengambilan keputusan dalam waktu yang hanya beberapa menit saja.

Mengenal Lebih Jauh Electronic Flight Bag (EFB)

Electronic Flight Bag (EFB) dapat dikatakan merupakan tablet PC yang fungsinya dikhususkan bagi para pilot untuk lebih mudah melakukan komunikasi dengan airbone flight, ground maupun sebagai alat bantu pemetaan landasan di setiap bandar udara sekaligus berbagai data lainnya yang berhubungan dengan operasional penerbangan. Berbagai data sehubungan dengan rute oenerbangan dalam EFB harus melalui proses verifikasi Eurocontrol. Hal tersebut tentu demi tujuan agar seluruh penerbangan terjadwal bisa lepas landas menuju ke bandara tujuan.

Sementara mengenai urusan instalasi penggunaan sistem EFB, memang harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari Directorate General of Civil Aviation (DGCA) atau Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sebagai instansi pemerintah yang bertugas mengatur bermacam hal seputar industri transportasi udara.

Maka dari itu, dapat dikatakan bahwa EFB memang sengaja dirancang secara spesial dengan tujuan menunjang sistem yang sudah ada sebagai fitur tambahan untuk teknologi transportasi udara. Dengan diterapkannya teknologi EFB pada sejumlah maskapai penerbangan, seperti sekarang ini salah satunya adalah Citilink, maka optimalisasi operasional dalam industri aviasi semakin membaik.

Dengan ikut sertanya Citilink sebagai maskapai anak perusahaan Garuda Indonesia di dalam menggunakan teknologi pesawat ini, diharapkan Citilink Indonesia memiliki keunggulan sebagai tambahan bekal dalam berkompetisi dengan sederet maskapai penerbangan lainnya. Khususnya pada skala internasional yang akan membawa nama Indonesia lebih baik lagi pada bidang jasa transportasi udara. Terlebih lagi Citilink juga menjadi maskapai penerbangan dari Indonesia yang pertama menggunakan teknologi EFB pada armada pesawatnya.

Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Fitur Armada Pesawat, Citilink Buka Banyak Pilihan Penerbangan Langsung

Seiring dengan semakin ditingkatkannya kualitas pelayanan sekaligus fitur armada pesawat dari Citilink, anak perusahaan Garuda Indonesia tersebut juga membuka lebih banyak lagi pilihan penerbangan langsung. Baik penerbangan dengan rute domestik maupun internasional, seperti beberapa diantaranya adalah:

Jangan lupa tersedia promo dan diskon last minute dari maskapai populer Indonesia: Lion Air, Garuda Indonesia, AirAsia, Sriwijaya, Citilink, Wings Air, Batik Air.
1. Citilink Terbang Langsung Tiongkok – Tanjungpinang Untuk Meningkatkan Kunjungan Wisata ke Kepri

Istimewanya Citilink bukan hanya bersemangat untuk menikngkatkan fitur yang dihadirkannya ke setiap armada pesawat yang mereka gunakan. Sebagai anak perusahaan maskapai Garuda Indonesia rupanya Citilink juga ikut bersemangat dalam memajukan pariwisata Indonesia. Salah satu hal yang diterapkan oleh Citilink sendiri adalah melayani penerbangan langsung Tiongkok – Tanjungpinang.

Citilink bahkan mulai melayani penerbangan perdana dari TTanjung Pinang ke Tiongkok secara langsung pada 17 Desember 2016. Fakta yang tidak kalah menarik dari penerbangan perdana tersebut tidak lain adalah karena penerbangan langsung Tanjungpinang – Tiongkok memang akan dilayani setiap hari oleh Citilink. Bukan hanya itu, penerbangan langsung ke/dari Negeri Tirai Bambu tersebut akan berlangsung selama dua kali dalam setiap harinya.

citilink

Armada pesawat yang melayani penerbangan langsung Tanjungpinang – Tiongkok sendiri tidak lain adalah pesawat dengan jenis Airbus. Dimana armada pesawat Airbus yang digunakan oleh Citilink tersebut memiliki daya tampung mencapai 150 penumpang. Rute penerbangan Citilink Tanjungpinang – Tiongkok diantaranya mencakup enam provinsi diantaranya Wuhan, Xianmen, dan Fuzhou.

Selain itu, penerbangan langsung yang dilayani Citilink dari Tiongkok menuju Tanjungpinang ini juga merupakan momentum yang sangat tepat digunakan membangkitkan dunia pariwisata di Kepulauan Riau. Jika sebelumnya wisatawan dari Negeri Tirai Bambu mau tidak mau memang harus terlebih dahulu transit ke Jakarta agar bisa terbang ke Kepulauan Riau, yang tentunya menguras waktu, maka kali ini mereka mendapatkan kemiudahan dengan terbang langsung ke Kepulauan Riau. Dengan begitu akses juga akan semakin terbuka lebar.

Terlebih lagi dengan diterapkannya EFB sebagai teknologi pesawat modern pada Citilink, tentu diperkirakan target untuk mengantarkan sebanyak mungkin wisatawan Tiongkok ke Kepulauan Riau dapat terpenuhi.

2. Citilink Layani Penerbangan Langsung Pontianak – Batam Demi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bagian Barat

Maskapai Low Cost Carrier (LCC) Citilink Indonesia mulai tanggal 1 Desember 2016 membuka rute penerbangan langsung Pontianak – Batam. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan memberi dukungan kepada kedua kota yang dihubungkan tersebut sebagai pembuka jalan pertumbuhan ekonomi bagi wilayah Indonesia bagian barat.

Penerbangan langsung untuk rute Pontianak – Batam PP Citilink Indonesia akan dilayani satu kali setiap harinya. Sedangkan untuk durasi penerbangan dan dan ke kedua kota tersebut 75 menit penerbangan. Rute PontianakBatam akan dilayani setiap pukul 08.30, sementara rute sebaliknya akan dilayani setiap pukul 15.15. Armada pesawat yang digunakan oleh Citilink guna melayani penerbangan langsung tersebut adalah Airbus A320. Daya tampung pesawat tersebut mampu mencapai maksimal 180 penumpang. Jumlah yang cukup banyak, terlebih lagu jumlah tersebut akan menjadi dua kali lipatnya karena dilayani dua kali penerbangan per hari.

Bukan hanya itu, Citilink Indonesia bahkan menambah frekuensi layanan penerbangan untuk sejumlag rute lainnya dari atau menuju ke Pontianak. Contohnya seperti Pontianak – Jakarta pp dan Pontianak – Surabaya pp. Jika sebelumnya Citilink Indonesia hanya melayani penerbangan satu kali sehari ke untuk masing-masing penerbangan, maka kali ini penerbangan ditambahkan menjadi dua kali setiap harinya.

Berkat dedikasinya terhadap industri penerbangan Indonesia dalam memberikan pelayanan pesawat nyaman kepada seluruh pengguna jasanya, tercatat 9,11 juta penumpang telah berhasil diantarkan Citilink menuju berbagai destinasi sejak Januari – Oktober 2016. Jumlah tersebut sudah termasuk seluruh rute penerbangan yang dilayani oleh Citilink. Menariknya, dari jumlah tersebut tercatat 85.167 penumpang terbang menuju ke Pontianak dan 82. 559 terbang dari Pontianak.

Sebagaimana diketahui, hingga saat ini Citilink sudah melayani frekuensi penerbangan dengan jumlahnya mencapai 234 penerbangan harian menuju 27 kota tujuan. Adapun kota-kota yang menjadi tujuan terbang Citilink adalah Jakarta, Batam, Surabaya, Bandung, Denpasar, Medan, Balikpapan, Banjarmasin, Yogyakarta, Padang, Pekanbaru, Makassar, Jambi, Lombok, Malang, Semarang, Bengkulu, Kupang, Tanjung Pandan, Pangkal Pinangm Solo, Pontianak, Manado, Palangkaraya, Dili dan Aceh. Dalam memberikan pelanayanan penerbangan semua rute yang telah disebutkan, Citilink juga termasuk sebagai salah satu maskapai dengan tiket pesawat murah favorit di Indonesia. Maskapai dengan tarif tiket lebih bersahabat yang memberikan pelayanannya secara maksimal kepada seluruh penumpang yang menggunakan jasa mereka.

Sebagai bukti nyata dari keberhasilan Citilink Indonesia dalam berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, maskapai penerbangan LCC tersebut sudah meraih bermacam penghargaan di sepanjang 2015 – 2016. Diantaranya seperti Asia Best Employer Brand Awards yang diberikan oleh Employer Brand Institute, Middle Class Brand Champions dan Indonesia Original Brand dari Majalah Swa dan Best eMark Award yang diberikan Telkom University.

Citilink juga menarima penghargaan dari Indonsia Travel and Tourism Fondation pada kategori Indonesia Leading Low Cost Airline. Penghargaan tersebut sudah diterima oleh Citilink selama 5 tahun berturut-turut. Tentunya itu semakin menjadi bukti kuat bahwa Citilink merupakan salah satu maskapai LCC Indonesia yang tidak pernah main-main dalam memberikan pelayanannya kepada pengguna jasa transportasi udara. Kendati memang ditujukan spesial untuk memberi layanan pada kelas tiket pesawat murah.

Masih belum cukup dengan layanan penerbangan yang harganya bersahabat dari Citilink? Ada situs booking online Tiket2.com tentunya yang siap untuk memberikan penawatan spesial. Tidak hanya sebatas untuk rute penerbangan yang dilayani oleh Citilink, namun juga berbagai pilihan rute penerbangan lainnya yang dilayani oleh maskapai Indonesia, baik rute domestik maupun internasional. Mulai dari diskon hingga tiket gratis dengan syarat mudah. Diharapkan dengan begitu akan semakin meningkat jumlah pengguna transportasi udara. Semakin terlihat kualitas industri penerbangan Indonesia di mata dunia, maka akan semakin meningkat juga kunjungan wisatawan ke Indonesia menggunakan maskapai penerbangan yang ada. Terlebih lagi untuk saat ini Garuda Indonesia misalnya sedang gencar menjalin kerja sama dalam hal peningkatan penerbangan dengan negara-negara Asia hingga Eropa.

Bagi Anda yang siap terbang ke berbagai penjuru Indonesia, Asia atau bahkan belahan dunia yang dijangkau oleh maskapai Indonesia, selamat menikmati penerbangan Anda yang nyaman. Pilihan maskapai penerbangan boleh berbeda, bookingnya tetap di situs booking online terpercaya sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat lebih dari sekedar terbang nyaman. Happy Flight!

Related Post