Pontianak PNK (Supadio)

harga termurah, informasi bandara, dan pedoman umum

Bagikan

Harga terbaik dan promo tiket-tiket pesawat

Pontianak

Rentang waktu:

Penerbangan di atas ditemukan oleh pengguna TIKET2 selama beberapa hari terakhir. Karena harga penerbangan berubah dengan cepat, tarif ini mungkin tidak lagi tersedia.

Pontianak informasi bandara

Bandara Internasional Supadio adalah bandara yang terletak di Kabupaten Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat. Bandara ini terletak 17 km dari pusat kota Pontianak. Bandara seluas 528 ha ini berada di bawah pengelolaan PT. Angkasa Pura II. Dengan diperasikannya terminal baru di bandara ini pada 14 Agustus 2015 lalu, kini kapasitas bandara ini menjadi 3 juta penumpang per tahunnya.

Bandara Pontianak ini dulunya dibangun pada awal tahun 1940-an dengan nama Bandara Sungai Durian. Baru pada tahun 1980-an nama bandara ini menjadi Bandara Supadio. Bandara ini berubah menjadi bandara internasional pada tahun 1989 dengan dibukanya penerbangan internasional dari Pontianak ke Kuching, Malaysia.

Sempat beredar kabar bahwa nama Bandara Internasional Supadio Pontianak akan diubah menjadi Bandara Internasional Sultan Hamid II, namun hingga kini keputusan pergantian nama ini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah daerah setempat.

Maskapai yang beroperasi di bandara Pontianak (PNK) ini adalah sebagai berikut:

Domestik:

• Garuda Indonesia

• Lion Air

• Express Air

• KalStar Aviation

• Sriwijaya Air

• Nam Air

• Trigana Air Service

Internasional:

• Air Asia

• Malaysia Airlines

Bandara ini juga menyimpan berbagai fakta unik, diantaranya:

1. Ada 233 penerbangan nonstop yang tiba di Pontianak di setiap minggunya

2. Ada 9 maskapai penerbangan yang beroperasi di bandara ini

3. Ada 172 penerbangan nonstop dengan pesawat berukuran sedang per minggunya di Pontianak

4. Ada 14 penerbangan internasional nonstop yang tiba di Pontianak tiap minggunya 5. Ada 51 penerbangan nonstop dengan pesawat berukuran kecil per minggunya di Pontianak

6. Airbus A380-800 dengan 525 kursi penumpang adalah pesawat terbesar yang melakukan penerbangan ke Pontianak

Pajak bandara di Pontianak airport

Bila terbang di Indonesia, setiap orang harus membayar pajak bandara yang mungkin berbeda dari bandara ke bandara. Di Pontianak pajak bandara penerbangan domestik Rp. 30,000. Pastikan Anda memiliki jumlah ini dalam rupiah sebagai pajak bandara harus dibayar di bandara sebelum Anda melanjutkan ke area keberangkatan.

Cari harga tiket murah pesawat Indonesia

Informasi transportasi

Untuk masalah transportasi dari dan ke Bandara Supadio, ada beberapa moda transportasi yang bisa Anda pilih, sehingga Anda tak perlu khawatir ketinggalan penerbangan dari Pontianak menuju tujuan Anda. Moda trasportasi yang tersedia yaitu:

1. Bus Damri

Bus Damri mulai beroperasi di bandara ini sejak 19 Desember 2014. Saat ini ada dua trayek bus Damri dari dan ke Bandara Supadio, yaitu sebagai berikut:

• Bandara Supadio – Kota Baru Via Ahmad Yani

Tarif: Rp. 35.000

Berangkat tiap 1 jam sekali

Durasi perjalanan ± 30 menit

• Bandara Supadio – Singkawang

Tarif: Rp. 100.000

Waktu berangkat tentatif

Durasi perjalanan ± 3 Jam

2. Taksi

Anda bisa juga menaiki taksi di bandara ini. Ada Taksi Bandara Primkop AU yang beroperasi di bandara ini. Tarifnya untuk menuju Kota Pontianak berkisar Rp 70.000. Ada juga taksi lain yang bisa dipilih sebagai angkutan untuk menuju berbagai tempat di Pontianak.

Bandara lain di sekitar Pontianak

Bandara berikut dekat dengan Pontianak. Kadang-kadang harga berbeda, sehingga Anda mungkin ingin memeriksa penerbangan ke bandara ini juga.

Maskapai terbang ke Pontianak airport

Batavia Batam, Jakarta, Yogyakarta, Medan, Surabaya, Makassar,
Garuda Jakarta,
Lion air Jakarta, Yogyakarta, Medan, Tarakan, Makassar,
Merpati Makassar,
Sriwijaya Balikpapan, Jakarta, Semarang, Surabaya, Makassar,

Pontianak informasi kota

Kota Pontianak adalah ibukota dari Provinsi Kalimantan Barat. Kota ini mendapat julukan Kota Khatulistiwa karena kota ini, tepatnya Siantan, dilewati oleh garis Khatulistiwa. Nama kota yang memiliki luas 107.82 kilometer persegi ini berasal dari bahasa Melayu yang dipercaya ada kaitannya dengan hantu Kuntilanak yang sering mengganggu Syarif Abdurrahman Alkadrie, Sultan yang kelak mendirikan Kota Pontianak, saat menyusuri sungai Kapuas. Menurut cerita, Syarif Abdurrahman harus melepaskan meriam untuk mengusir hantu tersebut sekaligus mencari wilayah yang akan dijadikan kesultanannya dilihat dari dimana meriam itu jatuh. Meriam tersebut jatuh di persimpangan Sungai Kapuas dan Sungai Landak yang kemudian dijadikan rumah dan balai untuk Sultan.

Jika Anda mampir ke Kota Pontianak, jangan lupa juga untuk mengunjungi berbagai objek wisata keren yang ada di wilayah ini ya! Berikut ini ada lokasi wisata yang wajib dikunjungi saat Anda berada di Pontianak.

1. Tugu Khatulistiwa

Belum sah namanya jika Anda ke Pontianak tetapi tidak mampir ke Tugu Khatulistiwa. Tugu ini berada sekitar 3 km dari pusat kota Pontianak. Tugu ini memiliki empat pilar kayu belian dimana dua pilar bagian belakangnya lebih tinggi daripada pilar bagian depannya. Selain itu Anda juga bisa menemukan tulisan EVENAAR diantara dua pilar belakanta. Disini Anda bisa melihat museum yang berisikan mengenai garis khayal yang membagi bumi menjadi dua bagian; garis Khatulistiwa. Ingin merasakan sensasi ‘tidak memiliki bayangan’ seperti hantu? Anda boleh datang ke tugu ini pada 21 – 23 Maret atau 21 – 23 September di tiap tahunnya karena pada waktu-waktu tersebut matahari tepat berada di atas garis Khatulistiwa, sehingga jika anda berada di tugu ini maka bayangan Anda tidak akan kelihatan. Keren ya!

Oh ya, untuk masuk ke tugu ini tidak dipungut bayaran, namun jika Anda ingin mendapatkan setifikat sebagai bukti pernah mengunjungi Tugu Khatulistiwa, Anda hanya perlu membayar Rp. 10.000 untuk menapat sertifikat dengan tandatangan Walikota Pontianak.

2. Taman Alun-alun Kapuas

Sungai Kapuas menjadi bagian penting dari kota ini. Selain untuk jalur transportasi, sungai ini juga menjadi pusat rekreasi keluarga. Taman alun-alun Kapuas adalah taman rekreasi kelaurga yang berada di depan kantor Walikota Pontianak. Disini Anda bisa bersantai menikmati keindahan sungai sekaligus mencicipi kuliner khas Pontianak. Anda juga bisa menemukan replika Tugu Khatulistiwa di taman ini.

3. Keraton Kadriah

Keraton peninggalan sultan pertama Kesultanan Pontianak, Sultan Syarif Abdurrahman Alqadrie ini terletak di Jalan Tritura, Pontianak. Bangunan yang didominasi warna kuning ini menyimpan banyak benda sejarah, seperti meriam kuno peninggalan Jepang dan Portugis. ada juga peninggalan Kesultanan Pontianak seperti pakaian sultan, foto-foto, singgasana sultan dan permaisuri dan masih banyak lainnya.