Bima BMU (Muhammad Salahuddin)

harga termurah, informasi bandara, dan pedoman umum

Bagikan

Harga terbaik dan promo tiket-tiket pesawat

Bima

Rentang waktu:

Penerbangan di atas ditemukan oleh pengguna TIKET2 selama beberapa hari terakhir. Karena harga penerbangan berubah dengan cepat, tarif ini mungkin tidak lagi tersedia.

Bima informasi bandara

Muhammad Salahuddin Airport juga sering disebut Bima Airport (BMU) adalah sebuah bandar udara di Bima, Nusa Tenggara Barat. Anda dapat terbang ke Birma dengan Merpati yang memiliki penerbangan harian ke dan Denapsar (sekitar Rp 700.000) yang juga memiliki hubungan setiap hari ke Mataram, Ende dan Kupang. TransNusa juga memiliki penerbangan harian ke dan dari Denpasar (Rp 850.000) melalui Mataram (Rp 480.000).

Pajak bandara di Bima airport

Bila terbang di Indonesia, setiap orang harus membayar pajak bandara yang mungkin berbeda dari bandara ke bandara. Di Bima pajak bandara penerbangan domestik Rp. 20,000. Pastikan Anda memiliki jumlah ini dalam rupiah sebagai pajak bandara harus dibayar di bandara sebelum Anda melanjutkan ke area keberangkatan.

Compare all Indonesian airlines at once

Bandara lain di sekitar Bima

Bandara berikut dekat dengan Bima. Kadang-kadang harga berbeda, sehingga Anda mungkin ingin memeriksa penerbangan ke bandara ini juga.

Maskapai terbang ke Bima airport

Lion air Ambon, Jakarta, Denpasar (Bali), Surabaya, Makassar,
Merpati Lombok, Jakarta, Denpasar (Bali),

Bima informasi kota

Bima adalah sebuah kota di pantai timur pulau Sumbawa di Indonesia pusat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Estimasi Populasi: 123.000. Orang-orang Bima dan seluruh sisi timur Sumbawa berbicara dengan Bahasa Bima, hub regional dan ekonomi Modern Bima terbesar di Timur Sumbawa dengan transmigran dari daerah lain di Indonesia, khususnya Jawa.

Bima adalah ibukota eponymous Kesultanan Bima, yang memisahkan diri setelah Islamisasi pada abad ke-17h awal untuk sebuah kerajaan Hindu kuno di daerah pesisir timur pulau Sumbawa. Pada tahun 1792 Belanda membujuk Sultan 'Abdu'l Hamid Muhammad Shah untuk menandatangani kontrak definitif.