Banjarmasin BDJ (Sjamsudin Noor)

harga termurah, informasi bandara, dan pedoman umum

Bagikan

Harga terbaik dan promo tiket-tiket pesawat

Banjarmasin

Rentang waktu:

Penerbangan di atas ditemukan oleh pengguna TIKET2 selama beberapa hari terakhir. Karena harga penerbangan berubah dengan cepat, tarif ini mungkin tidak lagi tersedia.

Banjarmasin informasi bandara

Bandara Internasional Syamsudin Noor adalah bandara utama di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Terletak 25 km dari pusat kota Banjarmasin atau tepatnya di Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru, bandara ini memiliki luas sekitar 257 hektare. Awalnya bandara ini bernama Lapangan Terbang Ulin pada tahun 1936, namun pada tahun 1975 bandara ini resmi berubah menjadi bandara untuk penerbangan sipil dan diubah namanya menjadi bandara Syamsudin Noor.

Lapangan terbang Ulin pernah dibom oleh Jepang pada 25 Desember 1941. Lalu bandara ini kemudian dibangun lagi oleh pemerintah Jepang yang kala itu menduduki Indonesia. Pada tahun 1948 Belanda melakukan renovasi terhadap lapangan udara tersebut. Setelah Indonesia diakui kemerdekaannya, lapangan udara tersebut diambil alih oleh TNI AU.

Nama bandara ini diambil dari pahlawan nasional yang berasal dari Kalimantan Selatan yaitu Letnan udara Satu Anumerta Syamsudin Noor. Beliau berjasa atas memajukan penerbangan nasional. Tepat pada 9 April 1970, nama bandara ini secara resmi diganti menjadi bandara Syamsudin Noor. Dengan semakin intensenya penerbangan ke Banjarmasin dan sebaliknya dan fakta bahwa bandara ini mampu didarati oleh pesawat berbadan lebar seperti Boeing 767 akhirnya bandara ini dikembangkan menjadi bandara internasional.

Setelah ditunda beberapa tahun, akhirnya di tahun 2015 ini proyek perluasan bandara ini mulai dilakukan. Groundbreaking pengembangan bandara Banjarmasin ini dilakukan pada Senin (18/5/2015) lalu yang dihadiri Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin dan juga Direktur Utama Angkasa Putra I Tommy Soetomo. Rencananya terminal bandara ini akan diperluas hingga 125.000 meter persegi dan mampu menampung 10 juta penumpang tiap tahunnya. Untuk saat ini kapasitas tahunan bandara kebanggaan warga Kalimantan Selatan in mampu mengangkut 3.7 juta penumpang tiap tahunnya. Proyek ini sendiri ditargetkan rampung pada 2017 mendatang.

Sebagai informasi, bandara Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin ini hanya melayani penerbangan internasional pada saat musim haji saja, yaitu direct flight ke Jeddah, Arab Saudi. Airport tax yang diberlakukan di bandara ini adalah Rp 25.000 per penumpang.

Maskapai yang beroperasi di bandara Banjarmasin (BDJ) ini adalah sebagai berikut:

• Garuda Indonesia

• Citilink

• Kal Star Aviation

• Lion Air

• Merpati Nusantara Airlines

• Sriwijaya Air

• Susi Air

• Trigana Air Service

• Wings Air

Pajak bandara di Banjarmasin airport

Bila terbang di Indonesia, setiap orang harus membayar pajak bandara yang mungkin berbeda dari bandara ke bandara. Secara umum, mengharapkan pajak bandara penerbangan domestik antara Rp. 20.000 dan Rp. 40.000. Pastikan Anda memiliki jumlah ini dalam rupiah sebagai pajak bandara harus dibayar di bandara sebelum Anda melanjutkan ke area keberangkatan.

Cari harga tiket murah pesawat Indonesia

Informasi transportasi

Untuk Anda warga Banjarmasin yang akan melakukan penerbangan dari Banjarmasin atau bagi Anda yang baru mendarat di kota yang terkenal sebagai kota 1000 sungai ini, ada berbagai alat transportasi yang bisa Anda pilih.

1. Taksi bandara

Taksi ini merupakan satu-satunya angkutan umum yang beroperasi di bandara ini. Beberapa perusahaan taksi yang bisa dijumpai di bandara ini adala Banua Taxi, Kojatas Taxi, Borneo Taxi, Banjar Taxi dan Arya Taxi. Namun taksi-taksi ini tak menerapkan sistem argo yang tertata dengan baik, sehingga anda harus tawar menawar harga dengan sang supir. Tarif wajar taksi dari Bandara Syamsudin Noor ke Kota Banjarmasin adalah kisaran Rp. 125.000 sampai dengan Rp. 150.000 (maksimal). Namun kadang ada juga calo atau supir nakal yang memberikan harga tinggi pada calon penumpang yang tidak bisa berbahasa Banjar (bahasa daerah setempat).

2. Angkutan kota

Selain taksi, Anda bisa juga naik angkutan kota. Di Banjarmasin, angkutan kota dikenal dengan sebutan taksi kuning. Untuk naik angkot ke kota Banjarmasin Anda harus berjalan ke luar area bandara terlebih dahulu ke arah bundaran, sekitar 400 m dari gerbang bandara. Anda bisa naik angkot taksi kuning dengan tujuan Terminal Pal 6, Banjarbaru, Gambut dan Martapura. Sesampai di Terminal Pal 6, anda bisa mengganti angkot lagi untuk menuju kota Banjarmasin. Sebagai informasi, tidak terdapat nama jurusan di kaca depan angkot tersebut. Cara untuk mengetahui perbedaan rute yang dilalui angkot tersebut adalah dengan melihat kombinasi warna kuning yang ada di angkot. Jika belum jelas, anda selalu bisa bertanya ke petugas di Terminal Pal 6 atau masyarakat sekitar yang ditemui. Hanya dengan Rp 6.000 Anda sudah bisa menuju kota Banjarmasin, meski agak sedikit ribet dengan angkutannya.

3. Bus Damri (coming soon)

Rencananya di tahun 2015 ini akan ada bus Damri yang beroperasi di bandara ini. Namun hingga kini rencana tersebut belum terealisasi karena masih dalam tahap pengadaan bus dan izin operasional. Perum Damri rencananya akan mengoperasikan 6 unit angkutan bus dengan tujuan ke Kota Banjarmasin dan beberapa tujuan lainnya.

Bandara lain di sekitar Banjarmasin

Bandara berikut dekat dengan Banjarmasin. Kadang-kadang harga berbeda, sehingga Anda mungkin ingin memeriksa penerbangan ke bandara ini juga.

Maskapai terbang ke Banjarmasin airport

Batavia Balikpapan, Jakarta, Surabaya, Makassar,
Citilink Surabaya,
Garuda Balikpapan, Jakarta, Semarang, Surabaya,
Lion air Ambon, Jakarta, Gorontalo, Yogyakarta, Manado, Sorong, Semarang, Surabaya, Makassar,
Mandala Balikpapan, Jakarta, Yogyakarta, Semarang,
Merpati Balikpapan, Jakarta, Denpasar (Bali), Yogyakarta, Semarang, Makassar,
Sriwijaya Balikpapan, Jakarta, Semarang, Surabaya, Makassar,

Banjarmasin informasi kota

Banjarmasin adalah ibukota dari Provinsi Kalimantan Selatan. Kota Banjarmasin mempunyai luas 72 km persegi. Nama Banjarmasin diambil dari nama salah seorang pejabat Melayu di Kerajaan Banjar, yaitu ‘Patih Masih’ atau ‘Oloh Masih’. Uniknya, kota ini terletak di dataran rendah yang berada 0.16 meter di bawah permukaan air laut. Sehingga jika air laut sedang naik maka air bisa menggenangi jalan yang permukaannya rendah. Kota Banjarmasin juga dijuluki sebagai ‘Kota Seribu Sungai’ karena ada banyak sungai besar maupun kecil yang mengalir di sana. Contohnya Sungai Martapura, Sungai Kuin dan sebagainya.

Banjarmasin juga dikenal dengan sungai terapungnya yang menjadi salah satu daya tarik terbesar kota ini. Jika Anda berkesempatan mengunjungi daerah ini, berikut ada lokasi wisata yang wajib didatangi.

1. Pasar Terapung

Anda belum diakui pernah ke Banjarmasin jika belum pernah mengunjungi pasar terapung. Pasar trapung meruapakan ciri khas kota Banjarmasin. Di pasar ini, proses jual beli dilakukan di tas perahu di atas sungai. Pasar terapung yang paling populer adalah Pasar Terapung Kuin yang berada di muara Sungai Barito. Pasar ini diperkirakan sudah ada sejak 400 tahun lalu. Barang yang diperjualbelikan pun beragam, mulai dari kebutuhan dapur hingga makanan khas daerah Banjarmasin. Untuk bisa menikmati pemandangan warga yang berjualan di pasar terapung, Anda harus bangun pagi karena pasar ini mulai dari jam 05.00 hingga 07.00 pagi. Tak pun membeli sesuatu, namun Anda bisa menyewa perahu kelotok yang banyak disediakan untuk merasakan serunya pasar terapung Kuin ini.

2. Masjid Raya Sabilal Muhtadin

Masjid ini merupakan masjid terbesar di Banjarmasin. Masjid ini memiliki lima buah menara yang menjulang tinggi dan mampu menampung hingga 15.000 jamaah. Nama masjid ini diambil dari nama ulama besar di Kalimantan Selatan, yaitu Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjari. Masjid yang dibangun pada tahun 1981 ini selalu jadi favorit wisatawan ini terletak di tepi barat Sungai Martapura.

3. Masjid Sultan Suriansyah

Masjid ini adalah masjid tertua yang ada di Banjarmasin. Masjid yang dibangun antara tahun 1526 – 1550 ini terletak di tepi sungai Kuin dan sering juga disebut dengan Masjid Kuin. Masjid ini bentuknya unik, yaitu berbentuk rumah panggung dengan ukiran khas Kalimantan Selatan dan dilengkapi dengan atap tumpang.

4. Taman Siring Sungai Martapura

Terletak berseberangan dengan Masjid Raya Sabilal Muhtadin, taman yang berbatasan langsung dengan Sungai Martapura ini merupakan tempat nongkrong paling hits di Banjarmasin. Anda bisa bersantai menikmati pemandangan sambil menikmati jajanan khas Banjarmasin yang sangat mudah ditemui di tempat ini.

5. Pasar Intan Martapura

Pasar yang berada 45 km dari kota Banjarmasin ini cocok untuk Anda yang menyukai batu permata. Martapura memang terkenal sebagai daerah penghasil intan dan batu permata di Indonesia. Anda bisa membeli permata yang masih berbentuk bongkahan hingga yang sudah dibentuk menjadi aksesoris seperti gelang, cincin, kalung dan bros.